Sejarah

Peran Orang Madura dalam Pembentukan Kerajaan Majapahit: Mengubah Hutan Menjadi Lahan Produktif

Peran Orang Madura dalam Pembentukan Kerajaan Majapahit

SEMARANG – Konon, orang Madura memiliki peran penting dalam proses pembentukan Kerajaan Majapahit oleh Raden Wijaya. Hutan Tarik, yang menjadi titik awal berdirinya Kerajaan Majapahit, telah dirancang dengan cermat oleh Raden Wijaya.

Area ini merupakan pemberian dari Jayakatwang, penguasa Kediri, setelah menyerang dan mengakhiri Kerajaan Singasari dengan kematian rajanya. Jayakatwang mengikuti saran dari penasihatnya untuk membuka hutan di Tarik.

Usulan pembangunan permukiman di wilayah utara Kediri ini diajukan oleh Raden Wijaya sebagai tempat peristirahatan ketika berburu. Jayakatwang juga mengajukan permintaan khusus kepada Arya Wiraraja untuk turut serta dalam pembangunan desa di wilayah tersebut.

Proses pembangunan desa ini diminta oleh Jayakatwang sebagai wujud kesetiaan Adipati Madura kepada penguasa baru. Berdasarkan sumber dari tulisan Mansur Hidayat yang dikutip oleh BERITA88, setelah pembukaan hutan Tarik disetujui oleh Jayakatwang, Arya Wiraraja mengirimkan banyak orang Madura untuk membuka hutan dan membangun desa persinggahan.

Orang Madura, yang terbiasa bekerja di lingkungan tandus, bekerja dengan sukacita karena suburnya tanah baru ini. Dalam catatan pembangunan, diceritakan bahwa orang-orang Madura kehabisan makanan dan terpaksa memakan buah maja yang banyak ditemukan di hutan Tarik, sehingga wilayah baru tersebut dinamakan Majapahit.