Lingkungan

Kualitas Udara Berbahaya, 50.000 Warga Florida Diimbau Tetap di Rumah

Kualitas Udara Berbahaya, 50.000 Warga Florida Diimbau Tetap di Rumah

LONDON – Sekitar 50.000 penduduk, mayoritas lansia, di wilayah Tampa Bay, Florida, diimbau untuk tetap berada di dalam rumah pada hari Selasa setelah peringatan kualitas udara berbahaya dikeluarkan oleh otoritas federal.

Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) memperkirakan bahwa kualitas udara di area metropolitan Tampa akan turun ke zona “oranye” pada Indeks Kualitas Udara (AQI), yang dianggap tidak sehat bagi kelompok sensitif, termasuk mereka yang memiliki masalah pernapasan dan jantung.

Peringatan ini menekankan bahwa lebih dari 13 persen penduduk Tampa yang berusia 65 tahun ke atas diharapkan untuk tidak keluar rumah kecuali jika sangat diperlukan.

“Polusi udara kali ini tidak berasal dari kabut asap atau kebakaran hutan yang dapat dicium, namun dari campuran bahan kimia seperti ozon dan partikel halus yang tidak terlihat,” kata seorang spesialis paru-paru setempat kepada BERITA88 pada hari Selasa, yang berbicara dengan syarat anonim.

“Zat tersebut dapat masuk ke paru-paru, melemahkan sistem kekebalan tubuh, dan memperburuk kondisi kronis,” lanjutnya.

Walaupun Tampa menjadi satu-satunya area yang diperkirakan mengalami kualitas udara tidak sehat pada hari Selasa, para ahli kesehatan menganggap situasi ini sebagai bagian dari krisis kesehatan masyarakat yang dipicu oleh perubahan iklim.

Menurut EPA, tingkat AQI antara 101 dan 150 cukup berisiko bagi penderita asma, penyakit jantung, atau masalah pernapasan lainnya. Gejala seperti batuk, mengi, sesak napas, dan nyeri dada dapat memburuk, hingga dapat menyebabkan komplikasi yang memerlukan penanganan darurat.