Kemenangan Pemilu Australia, PM Anthony Albanese Rayakan dengan Ciuman Bersama Tunangan
Kemenangan Pemilu Australia, PM Anthony Albanese Rayakan dengan Ciuman Bersama Tunangan
SYDNEY – Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, kembali mengamankan posisinya setelah Partai Buruh yang dipimpinnya memenangkan Pemilu yang berlangsung pada hari Sabtu. Albanese bersama tunangannya, Jodie Haydon, merayakan kemenangan ini dengan berbagi ciuman mesra di podium.
Albanese mencatat sejarah sebagai Perdana Menteri Australia pertama yang berhasil memenangkan dua Pemilu berturut-turut dalam dua dekade terakhir. Di Australia, masa jabatan seorang PM berlangsung selama tiga tahun per periode.
Kemenangan Partai Buruh ini terjadi di tengah krisis biaya hidup yang menjadi fokus utama selama kampanye berlangsung.
Sementara itu, pemimpin oposisi Peter Dutton dari Partai Liberal mengakui kekalahannya dan kehilangan kursinya di Parlemen.
Dalam pidato kemenangannya, Albanese yang dikenal berhaluan kiri menyatakan komitmennya untuk memandu negara melewati masa-masa sulit dalam ketidakpastian global.
“Rakyat Australia telah memilih untuk menghadapi tantangan global dengan cara Australia, saling menjaga sambil membangun masa depan,” ungkapnya kepada pendukung di Sydney.
“Kita tidak perlu mengemis atau meminjam atau meniru dari tempat lain. Kita tidak mencari inspirasi di luar negeri. Kita menemukannya di sini dalam nilai-nilai dan masyarakat kita,” tambahnya.
Siaran publik Australia, ABC, pada Minggu (4/5/2025) memperkirakan bahwa Partai Buruh berada di jalur yang tepat untuk meraih 85 kursi di Parlemen, dengan mudah melampaui batas minimum 76 kursi yang dibutuhkan untuk mayoritas.
Hasil untuk Senat masih belum pasti. Meskipun Partai Buruh dapat memperoleh beberapa kursi, mereka mungkin masih memerlukan dukungan dari partai kecil, seperti Partai Hijau, atau partai independen untuk meloloskan undang-undang.
