Mengapa Kita Dianjurkan Tidak Meniup Makanan atau Minuman Panas? Inilah Keunggulan Sunnahnya
Mengapa Kita Dianjurkan Tidak Meniup Makanan atau Minuman Panas? Inilah Keunggulan Sunnahnya
Mengapa dalam ajaran Islam kita dianjurkan untuk tidak meniup makanan atau minuman yang panas? Ada alasan besar di balik sunnah Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam ini. Apa sebenarnya alasan tersebut?
Rasulullah SAW adalah teladan sempurna yang menjadi panutan bagi umat Islam. Banyak sunnah yang beliau lakukan penuh dengan hikmah dan mendatangkan berkah jika kita amalkan.
Dalam kitab Kasysyaful Qina ‘an Matnil Iqna, diungkapkan alasan di balik larangan meniup makanan dan minuman yang panas. Ternyata, makanan dan minuman yang panas dapat menyebabkan iritasi pada lidah, yang bisa menimbulkan rasa sakit dan luka.
Meniup wadah makanan dan minuman dianggap makruh, karena karbon dioksida dari mulut kembali ke dalam wadah. Demikian pula, mengonsumsi makanan panas dikatakan tidak membawa keberkahan.
Dari penjelasan tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa hukum meniup makanan panas adalah makruh. Hikmah dari larangan ini adalah karbon dioksida di mulut kembali ke wadah makanan yang ditiup, dan memakan makanan panas tidak membawa berkah.
Itulah rahasia yang mungkin belum banyak kita ketahui. Melalui penjelasan ini, kita jadi memahami bahwa meniup makanan panas dan mengonsumsinya tidak membawa keberkahan. Wallahu A’lam.
Baca juga: Doa Sebelum Makan Sesuai Sunnah
Lihat Juga: Makna Disunnahkannya Mengibas Tempat Tidur, Begini Penjelasannya
