Ekonomi

Mengintip Penghasilan Insinyur Perminyakan di Arab Saudi yang Mencapai Ratusan Juta Setiap Bulan

Mengintip Penghasilan Insinyur Perminyakan di Arab Saudi yang Mencapai Ratusan Juta Setiap Bulan

JAKARTA – Industri minyak dan gas di Arab Saudi tetap menjadi daya tarik utama bagi para profesional energi internasional, terutama insinyur perminyakan. Sebagai anggota OPEC dan salah satu produsen minyak terbesar di dunia, Arab Saudi menyediakan gaji tinggi, stabilitas pekerjaan, dan peluang karier jangka panjang yang menjanjikan di sektor energi.

Penghasilan Rata-Rata Insinyur Perminyakan di Arab Saudi

Berdasarkan informasi dari BERITA88, data tahun 2024 menunjukkan bahwa penghasilan tahunan rata-rata insinyur perminyakan di Arab Saudi mencapai 350.000 Riyal atau setara sekitar USD93.333.

Dengan mengacu pada nilai tukar Rupiah terhadap dolar saat ini yang berada di angka Rp16.000, maka penghasilan tahunan tersebut setara dengan Rp1.493.328.000, sementara per bulannya mencapai Rp124.444.000.

Penetapan gaji ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti perusahaan tempat bekerja. Ada juga perusahaan yang berani menawarkan gaji insinyur minyak hingga 900.000 Riyal.

Besarnya gaji ini sebanding dengan tingkat tanggung jawab, keahlian teknis, serta kompleksitas proyek-proyek energi yang dikelola di wilayah Teluk.

Angka ini menjadikan Arab Saudi sebagai salah satu negara dengan kompensasi tertinggi bagi profesional di bidang perminyakan.

Mengapa Arab Saudi Menjadi Tujuan Karier Insinyur Perminyakan?

Dengan cadangan minyak terbesar kedua di dunia, Arab Saudi berkontribusi sekitar 17% dari pasokan minyak global. Dengan produksi harian mencapai 10,2 juta barel minyak, negara ini menciptakan ribuan pekerjaan di sektor energi, mulai dari eksplorasi hingga distribusi.