Memahami Kesepakatan Logam Tanah Jarang Antara AS dan Ukraina: Siapa yang Mendapat Manfaat?
Memahami Kesepakatan Logam Tanah Jarang Antara AS dan Ukraina: Siapa yang Mendapat Manfaat?
JAKARTA – Amerika Serikat (AS) dan Ukraina hampir menyelesaikan kesepakatan yang berkaitan dengan cadangan mineral Ukraina. Berita ini muncul setelah Presiden Volodymyr Zelensky mengunjungi AS hampir dua bulan lalu untuk membahas kesepakatan tersebut, namun tidak mencapai kesepakatan akhir.
Detail dari kesepakatan mineral ini belum sepenuhnya terungkap, meskipun ada informasi yang menyebutkan bahwa kesepakatan tersebut melibatkan penguasaan infrastruktur energi Ukraina, termasuk minyak, gas, dan mineral.
Sebuah nota niat yang ditandatangani dan diumumkan oleh pemerintah Ukraina pada 18 April mengungkapkan bahwa kedua negara berencana membentuk dana investasi untuk rekonstruksi Ukraina sebagai bagian dari kerja sama ekonomi. Nota itu juga menyebutkan bahwa Kiev dan Washington menargetkan penyelesaian teks kesepakatan pada 26 April 2025.
Detail Kesepakatan Terbaru Mineral AS-Ukraina
Memo yang diterbitkan pada hari Jumat menunjukkan bahwa AS dan Ukraina berniat membentuk dana investasi untuk rekonstruksi sebagai bagian dari kemitraan ekonomi antara kedua negara.
Rincian tentang bagaimana dana ini akan diimplementasikan tidak disebutkan, dan kata “mineral” tidak disebutkan sama sekali dalam memo tersebut. Jaminan keamanan dari AS, yang sangat didorong oleh Zelensky selama negosiasi, juga tidak disebutkan.
Trump berharap kesepakatan mineral ini bisa menjadi imbalan atas bantuan militer yang telah diberikan AS kepada Ukraina sejak Rusia melancarkan invasi penuh pada Februari 2022.
Memo tersebut memang tidak secara khusus menyatakan hal tersebut, tetapi menyoroti “dukungan finansial dan material yang signifikan” dari AS untuk Ukraina.
Menteri Ekonomi Ukraina, Yulia Svyrydenko, mengakui bahwa teks akhir dokumen masih dalam proses, namun ia berharap kesepakatan ini akan sangat menguntungkan bagi kedua negara.
Perdana Menteri Ukraina, Denys Shmyhal, sebelumnya menyatakan bahwa dana tersebut akan dikelola oleh Kiev dan Washington dengan “syarat yang sama”.

