politik

Ancaman Menteri Zionis untuk Menggulingkan Netanyahu Jika Israel Tak Kuasai Gaza

Ancaman Menteri Zionis untuk Menggulingkan Netanyahu Jika Israel Tak Kuasai Gaza

TEL AVIV – Bezalel Smotrich, Menteri Keuangan Israel, menyampaikan ancaman untuk menjatuhkan pemerintahan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu jika militer Zionis tidak segera mengambil alih kontrol Jalur Gaza dan mengelolanya secara militer.

Dalam pernyataannya, Smotrich menegaskan bahwa PM Netanyahu bertanggung jawab atas penanganan konflik Israel di Gaza.

“Mulailah kampanye untuk menaklukkan Hamas, duduki Gaza dan terapkan pemerintahan militer sementara sampai solusi lain ditemukan, bebaskan para sandera, dan jalankan rencana [Presiden Amerika Serikat Donald] Trump—atau pemerintahan ini tidak memiliki hak untuk tetap berdiri,” ujarnya, sebagaimana dilaporkan oleh Anadolu, Kamis (24/4/2025).

Mahmoud Abbas Minta Hamas Serahkan Gaza dan Senjata kepada Otoritas Palestina, Serta Lepaskan Sandera Israel
Baca Juga :

Mahmoud Abbas Minta Hamas Serahkan Gaza dan Senjata kepada Otoritas Palestina, Serta Lepaskan Sandera Israel

Pejabat sayap kanan Zionis ini juga mempertahankan pendiriannya yang mendukung pelarangan masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Menurut laporan media Israel, Smotrich bertikai dengan Panglima Militer Letnan Jenderal Eyal Zamir terkait penolakannya untuk memberikan tanggung jawab distribusi bantuan kepada militer di Gaza.

“Jika Anda tidak mampu, kami akan mendatangkan orang yang mampu, jika Anda tidak tahu caranya, kami akan mencari orang yang tahu,” ujarnya kepada Zamil dalam pertemuan Kabinet Keamanan Israel pada Selasa malam.

Sejak 2 Maret, Israel telah menutup perbatasan Gaza, menghalangi pasokan penting masuk ke wilayah Palestina yang terisolasi tersebut, meskipun ada laporan meluas tentang kelaparan di wilayah yang rusak akibat perang tersebut.

Militer Israel melanjutkan serangannya di Gaza pada 18 Maret, yang merusak gencatan senjata dan perjanjian pertukaran tahanan pada 19 Januari.

Israel telah menewaskan lebih dari 51.300 warga Palestina di Jalur Gaza sejak Oktober 2023, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak.

Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan pada bulan November untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi tuntutan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas aksinya di Gaza.