Di Tengah Ekonomi Lesu, Rupiah Menguat ke Rp16.761 Terpengaruh Kebijakan Tarif Trump
Di Tengah Ekonomi Lesu, Rupiah Menguat ke Rp16.761 Terpengaruh Kebijakan Tarif Trump
Pada penutupan perdagangan Selasa (29/4/2025), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menunjukkan penguatan. Hal ini didorong oleh sentimen positif yang muncul setelah pernyataan Presiden Trump tentang tarif otomotif.
Meskipun kondisi ekonomi sedang mengalami perlambatan, mata uang rupiah justru berhasil mencatat kenaikan hingga mencapai Rp16.761 per dolar AS. Ini menunjukkan bahwa kebijakan tarif otomotif yang diumumkan oleh Trump memberikan dampak positif terhadap pergerakan nilai tukar rupiah.
Pernyataan Trump mengenai tarif otomotif ini memberi harapan baru bagi pasar, yang sebelumnya dibayangi kekhawatiran ekonomi global yang melambat. Kebijakan tersebut direspon positif oleh pasar keuangan, yang kemudian tercermin dalam penguatan nilai tukar rupiah.
Dalam situasi ekonomi yang lesu, penguatan rupiah ini menjadi angin segar bagi para pelaku pasar dan investor. Sentimen positif dari luar negeri, terutama dari kebijakan yang dikeluarkan oleh pemimpin negara besar seperti Amerika Serikat, dapat memberikan dorongan bagi stabilitas mata uang domestik.
BERITA88 melaporkan bahwa penguatan ini juga didukung oleh faktor-faktor lain, termasuk kebijakan moneter dalam negeri yang tetap stabil. Dengan demikian, meskipun ekonomi global menghadapi berbagai tantangan, nilai tukar rupiah masih mampu menunjukkan performa yang positif.
