Pertukaran Tahanan di Perbatasan: Pakistan dan India Lepas Satu Sama Lain
Pertukaran Tahanan di Perbatasan: Pakistan dan India Lepas Satu Sama Lain
ISLAMABAD – Pakistan dan India melakukan pertukaran tahanan di perbatasan Wagah-Attari pada hari Rabu.
Menurut informasi dari pihak keamanan, pertukaran tersebut berlangsung dengan pengawasan ketat, di mana kedua negara menyerahkan individu yang sebelumnya ditahan satu sama lain.
Siapa Saja yang Dibebaskan?
Berdasarkan laporan dari BERITA88, warga negara India Purnam Kumar Shah, seorang anggota Pasukan Keamanan Perbatasan, dibebaskan oleh Pakistan dan diserahkan kepada pihak berwenang India di perbatasan Wagah.
Sementara itu, pihak India mengembalikan Muhammad Allah, seorang anggota Punjab Rangers, kepada Pakistan.
Alasan di balik penahanan kedua individu di wilayah masing-masing masih belum jelas. Namun, pihak berwenang mengonfirmasi bahwa kedua negara telah berkomunikasi melalui jalur diplomatik untuk menyelesaikan pemulangan mereka.
Baca Juga: Konflik India Pakistan Diciptakan Menjadi Perang Abadi
Sebelumnya, pada hari Selasa, Pakistan dengan tegas menolak apa yang disebutnya sebagai pernyataan provokatif dari Perdana Menteri India, Narendra Modi, yang diperingatkan dapat memperburuk situasi regional yang sudah tegang dan merupakan eskalasi yang berbahaya.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Juru Bicara Kantor Luar Negeri Shafqat Ali Khan, Islamabad menggambarkan pidato terbaru perdana menteri India sebagai sesuatu yang didasari oleh misinformasi, oportunisme politik, dan mengabaikan hukum internasional secara terang-terangan.
“Di saat dunia tengah berupaya keras memulihkan perdamaian dan stabilitas regional, pernyataan semacam itu hanya akan menggagalkan kemajuan,” ujar juru bicara tersebut. Dia menambahkan bahwa penggambaran India tentang Pakistan yang mencari gencatan senjata dalam “keputusasaan dan frustrasi” adalah “kebohongan yang gamblang.”
Kesepakatan gencatan senjata di sepanjang Garis Kontrol, menurut FO, merupakan hasil dari upaya diplomatik, yang difasilitasi oleh beberapa negara sahabat yang mendesak de-eskalasi. “Pakistan tetap berkomitmen pada kesepakatan ini dan terus mengambil langkah menuju stabilitas regional,” kata pernyataan tersebut.
