Konflik Iran-Israel Bisa Dorong Harga Minyak Mencapai USD90 per Barel
Konflik Iran-Israel Bisa Dorong Harga Minyak Mencapai USD90 per Barel
JAKARTA – Para pakar di Wall Street mengingatkan bahwa harga minyak mentah dapat mencapai USD90 per barel jika konflik antara Israel dan Iran semakin meluas. Setelah serangan Israel terhadap Iran, harga minyak dunia melonjak hingga 7% pada hari Jumat pekan lalu.
Di akhir pekan, kontrak berjangka untuk West Texas Intermediate dan minyak mentah internasional Brent masing-masing ditutup pada posisi USD72,98 dan USD4,23 per barel. Serangan ini menyebabkan kenaikan harga lebih dari 13%.
Analis dari Goldman Sachs memperkirakan bahwa konflik Israel-Iran akan mengganggu pasokan minyak dari Iran sebanyak 1,75 juta barel per hari selama enam bulan ke depan, yang hanya sebagian dapat ditutupi oleh peningkatan produksi dari negara-negara dalam Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+).
Baca Juga: Perang Israel-Iran Pecah, Harga Minyak Mentah Mendidih Naik Tembus 5 Persen
“Kami memperkirakan bahwa harga Brent akan meningkat ke puncak, atau sedikit di atas USD90 per barel. Namun, harga diperkirakan akan kembali turun ke kisaran USD60-an pada tahun 2026 seiring dengan pulihnya pasokan dari Iran,” ungkap Daan Struyven dan timnya dari Goldman Sachs.
