Harga Minyak Rusia Akan Dibatasi USD45 per Barel, Kremlin Beri Peringatan kepada Uni Eropa
Harga Minyak Rusia Akan Dibatasi USD45 per Barel, Kremlin Beri Peringatan kepada Uni Eropa
JAKARTA – Usulan Komisi Eropa mengenai batasan harga minyak Rusia dapat memperburuk ketidakstabilan pasar energi dunia. Peringatan ini disampaikan oleh juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, sebagaimana dilaporkan oleh BERITA88.
Pernyataan tersebut muncul sebagai tanggapan atas laporan bahwa Brussels sedang mengevaluasi batas harga yang saat ini ditetapkan di bawah sanksi Uni Eropa. “Tindakan semacam ini pasti tidak membantu menstabilkan pasar energi dan minyak internasional,” ujar Peskov.
Komisi Eropa mengajukan sanksi ke-18 terhadap Rusia yang menargetkan ekspor energi, infrastruktur, dan jaringan keuangan. Baca Juga: Perusahaan Raksasa Tanker Rusia Dihantam Sanksi, Sovcomflot Rugi Rp6,3 Triliun
Langkah-langkah tersebut meliputi penurunan batas harga minyak dari USD60 menjadi USD45 per barel, pelarangan penggunaan pipa gas Nord Stream, pembatasan impor bahan bakar yang disuling dari minyak mentah Rusia, serta memasukkan 77 kapal ke dalam daftar hitam yang menurut UE digunakan untuk menghindari sanksi yang ada.
Paket kebijakan baru ini bertujuan untuk menekan Moskow terkait konflik di Ukraina. Namun, rencana tersebut membutuhkan persetujuan dari seluruh 27 negara anggota UE agar dapat diberlakukan.
