Target Penjualan Mobil Listrik Capai 60.000 Unit Tahun Ini, Begini Tanggapan Wuling
Target Penjualan Mobil Listrik Capai 60.000 Unit Tahun Ini, Begini Tanggapan Wuling
JAKARTA – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yakin penjualan mobil listrik tahun ini bisa mencapai 60.000 unit. Wuling Motors, sebagai salah satu produsen mobil listrik di Indonesia, memberikan tanggapannya.
Ricky Christian, Direktur Operasional Pemasaran Wuling Motors, menyatakan bahwa permintaan mobil listrik di Indonesia terus meningkat setiap tahun. Ia menilai hal ini sebagai prospek positif bagi pertumbuhan kendaraan listrik di Tanah Air.
“Pangsa pasar EV ini meningkat cukup signifikan. Dari awalnya 1 persen, menjadi 1,7 persen, dan tahun 2024 lalu kami tutup di 5 persen. Di kuartal pertama 2025, bahkan mencapai 8,1 persen. Jadi kami melihat perkembangan mobil listrik ini cukup signifikan,” ujar Ricky di Jakarta, Selasa (29/4/2025).
Ricky mengungkapkan bahwa Wuling telah menyiapkan berbagai strategi untuk meningkatkan penjualan mobil listrik tahun ini. Salah satunya dengan memasuki segmen kendaraan komersial listrik melalui peluncuran EV Van di acara Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2025.
Menurutnya, pasar kendaraan komersial di Indonesia cukup potensial. Menawarkan solusi baru bagi pelaku usaha diyakini dapat membantu menekan biaya operasional.
“Wuling melihat ini sebagai peluang besar. Hal ini karena terbatasnya pilihan produk EV yang ada. Wuling EV Van akan hadir dengan dua model pilihan, yaitu Minibus dan Blind Van, untuk memenuhi berbagai kebutuhan bisnis,” tuturnya.
Selain itu, Ricky yakin bahwa beberapa model mobil listrik Wuling lainnya, seperti Air ev, BinguoEV, dan Cloud EV, dapat berkontribusi dalam mencapai target 60.000 unit.
“Sebagai produsen, kami berusaha menyajikan produk-produk mobil listrik yang lebih bervariasi dan bisa menjadi pilihan baru bagi konsumen di Indonesia. Kami cukup optimis dapat mencapai target tersebut,” ucapnya.
