Berita

Pentingnya Pendidikan Siswa dalam Transisi Energi Bersih dan Inklusif

Pentingnya Pendidikan Siswa dalam Transisi Energi Bersih dan Inklusif

JAKARTA – Sektor pendidikan memainkan peran penting dalam mempercepat transformasi energi terbarukan yang adil dan inklusif. Dengan semakin meningkatnya bencana iklim dan perubahan suhu yang ekstrem, pelajaran di sekolah dapat menghubungkan krisis iklim dengan kehidupan sehari-hari.

“Generasi Z adalah populasi yang sangat besar dan para pemuda, baik siswa SMP maupun SMA, perlu diberikan kesempatan untuk mempelajari isu ini karena sangat dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari. Ketika membahas dampak krisis iklim, kelompok marjinal adalah yang paling rentan. Di sini, pemuda dapat turut menyuarakan agar masyarakat dapat memperoleh hak untuk hidup lebih layak dan sehat,” ujar Valensiya, Ketua RE-Agent, komunitas kaum muda untuk transformasi energi bersih dan terbarukan yang adil dan inklusif.

RE-Agent bersama organisasi masyarakat sipil Trend Asia meyakini bahwa pelajar dan kaum muda mampu membentuk masa depan yang berkelanjutan di Indonesia. Melalui pameran energi terbarukan di SMAN 3 Jakarta, “RE-Agents Goes to School” memulai pendidikan kritis energi terbarukan yang mengajak siswa dan sekolah untuk mendukung langkah kecil menuju keberlanjutan.

Salah satu cara adalah dengan membuka ruang belajar untuk memahami isu transformasi energi yang inklusif.

“Pendidikan ini jarang dilakukan, sehingga menjadi kesempatan yang harus dimaksimalkan, terutama bagi siswa SMAN 3 Jakarta, di mana kegiatan pendidikan energi terbarukan ini berlangsung, untuk menambah wawasan dan pengetahuan mengenai transformasi energi bersih dan terbarukan. Kegiatan yang mendukung pendidikan energi terbarukan perlu sering dilakukan karena ini menunjukkan bahwa kami juga ingin beralih ke energi terbarukan,” ujar Mukhlis, Kepala Sekolah SMAN 3 Jakarta.