Berita

Perbandingan Trofi Luis Enrique di Barcelona dan PSG: Pelatih yang Mencetak Treble di Dua Klub Berbeda

Perbandingan Trofi Luis Enrique di Barcelona dan PSG: Pelatih yang Mencetak Treble di Dua Klub Berbeda

Luis Enrique semakin mengukuhkan posisinya di antara pelatih elite dengan prestasi luar biasa dalam dunia sepak bola. Baru-baru ini, ia mencatat sejarah dengan membawa Paris Saint-Germain (PSG) meraih gelar Liga Champions 2024-2025 setelah kemenangan telak 5-0 melawan Inter Milan di final yang berlangsung di Allianz Arena pada Minggu, 1 Juni 2025.

Pemilik nama lengkap Luis Enrique Martinez Garcia ini tidak hanya mempersembahkan trofi Eropa pertama bagi klub kaya raya Prancis tersebut, tetapi juga mencatatkan dirinya sebagai pelatih yang berhasil meraih treble dengan dua klub berbeda. Mari kita tinjau bagaimana maestro asal Spanyol ini menggapai treble winners bersama dua klub yang berbeda.

FC Barcelona (2014-2017): Masa Keemasan dengan Trio MSN

Kedatangan Luis Enrique di Camp Nou pada tahun 2014 menghadirkan angin segar untuk Barcelona yang saat itu tengah mencari identitas baru setelah era Pep Guardiola. Di bawah kepemimpinannya, dengan trisula maut Lionel Messi, Luis Suárez, dan Neymar (MSN) di lini depan, Barcelona menjelma menjadi kekuatan dominan di Spanyol dan Eropa. Berikut adalah daftar trofi yang diraih Enrique bersama Blaugrana:

  • La Liga: 2014-2015, 2015-2016
  • Copa del Rey: 2014-2015, 2015-2016, 2016-2017
  • Supercopa de España: 2016
  • Liga Champions: 2014-2015
  • Piala Super: 2015
  • Piala Dunia Antarklub: 2015

Puncak kejayaan Enrique di Barcelona diraih pada musim 2014-2015. Saat itu, Enrique sukses mengantarkan tim meraih treble Liga Champions, La Liga, dan Copa del Rey. Gaya bermain menyerang 4-3-3 yang efisien dan pemanfaatan maksimal potensi trio MSN menjadi ciri khas era kepelatihannya di Catalan.

Paris Saint-Germain (2023-Sekarang): Membangun Era Baru Pasca Bintang

Setelah menjalani periode yang kurang memuaskan bersama tim nasional Spanyol, Luis Enrique menerima tantangan untuk menukangi PSG pada tahun 2023. Tugasnya tidak mudah, mengingat ia harus membangun tim pasca kepergian pemain bintang seperti Lionel Messi dan Neymar, serta di tengah ketidakpastian masa depan Kylian Mbappe.

Namun, dengan keahliannya, Enrique berhasil merombak tim dan menanamkan mentalitas juara. Hasilnya, tim yang diperkuat pemain muda tersebut menjelma menjadi kekuatan yang sulit ditaklukkan di Eropa musim ini.

  • Ligue 1: 2023-2024, 2024-2025
  • Coupe de France: 2023-2024, 2024-2025
  • Trophée des Champions: 2023
  • Liga Champions: 2024-2025