Berita

Pramono Merenung di Bantaran Kali Ciliwung: Banjir Jakarta Sulit Dihadapi

Pramono Merenung di Bantaran Kali Ciliwung: Banjir Jakarta Sulit Dihadapi

JAKARTA – Gubernur Jakarta Pramono Anung memimpin apel kesiapsiagaan banjir di Bantaran Kali Ciliwung, Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa (8/7/2025). Ia mengapresiasi kerja keras personel gabungan dalam mengatasi persoalan banjir di Jakarta.

Pramono merenungkan bahwa banjir yang melanda Jakarta tidak dapat dihadapi dengan mudah. “Pertama-tama sebagai gubernur saya ingin mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara sekalian atas kerja keras selama ini yang dilakukan untuk mengatasi persoalan banjir,” ucap Pramono.

Baca juga: Banjir Jakarta Masih Merendam 35 RT, Terparah di Duren Tiga Setinggi 130 Cm

“Melihat banjir yang terjadi kemarin di Jakarta, setelah direnungkan, terkadang banjir memang sulit untuk dihadapi. Oleh karena itu, kita harus mencari cara agar banjir tidak membawa dampak negatif atau merugikan warga,” lanjutnya.

Pramono meminta Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Bina Marga untuk memiliki rencana yang jelas dalam penanganan banjir di Jakarta. Kondisi ini semakin rumit dengan adanya banjir kiriman, curah hujan tinggi, dan banjir rob.

“Banjir seperti kemarin sebenarnya sesuatu yang sulit untuk dihadapi. Saat itu bersamaan dengan banjir kiriman dari hulu. Curah hujan di atas sedang tinggi. Di Jakarta juga curah hujannya tinggi. Sementara itu, di laut terjadi pasang atau disebut rob. Airnya tidak bergerak,” ungkap mantan Sekretaris Kabinet itu.

Di Bantaran Kali Ciliwung, Pramono didampingi oleh Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Setda Jakarta Afan Adriansyah Idris; Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Ika Agustin Ningrum; Kepala Dinas Gulkarmat Bayu Meghantara; Kepala Satpol PP Jakarta Satriadi Gunawan; Kepala Dinas Kesehatan Ani Ruspitawati; Wali Kota Jakarta Selatan M Anwar; Wali Kota Jakarta Timur Munjirin dan ratusan pasukan oranye, biru, kuning, hijau, Damkar, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan.