Politik dan HAM

Profil Anis Hidayah, Alumnus Unej dan UGM yang Menjabat Ketua Komnas HAM 2025-2027

Profil Anis Hidayah, Alumnus Unej dan UGM yang Menjabat Ketua Komnas HAM 2025-2027

JAKARTA – Anis Hidayah telah resmi diangkat sebagai Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Ia menggantikan Atnike Nova Sigiro, yang saat ini menjabat sebagai Koordinator Subkomisi Pemajuan HAM. Pergantian posisi ini berlangsung setelah sidang paripurna diadakan untuk memilih pimpinan dan subkomisi paruh kedua periode 2022-2027.

Pada 7 Mei 2025, Sidang Paripurna Komnas HAM diselenggarakan dengan agenda pemilihan Pimpinan dan Subkomisi untuk masa jabatan 2,5 tahun paruh kedua periode 2022-2027, seperti yang dijelaskan oleh Sekretaris Jenderal Komnas HAM Henry Silka Innah dalam keterangan resminya pada Selasa (13/5/2025).

Keputusan dari Sidang Paripurna tersebut dituangkan dalam Keputusan Nomor: 07/PS.00/04/V/2025 tanggal 7 Mei 2025.

Susunan Pimpinan dan Subkomisi Komnas HAM Paruh Kedua Periode 2022-2027

  • Ketua: Anis Hidayah
  • Wakil Ketua Eksternal: Putu Elvina
  • Wakil Ketua Internal: Prabianto Mukti Wibowo
  • Koordinator Subkomisi Pemajuan HAM: Atnike Nova Sigiro
    • Pendidikan dan Penyuluhan: Abdul Haris Semendawai
    • Pengkajian dan Penelitian: Uli Parulian Sihombing
  • Koordinator Subkomisi Penegakan HAM: Pramono Ubaid Tanthowi
    • Pemantauan: Saurlin Pandapotan Siagian
    • Mediasi: Pramono Ubaid Tanthowi
    • Pengaduan: Prabianto Mukti Wibowo

Profil Anis Hidayah

Anis Hidayah lahir di Bojonegoro, Jawa Timur pada 7 November 1976. Dia dikenal aktif dalam advokasi buruh migran dan merupakan lulusan S1 Fakultas Hukum Universitas Jember (Unej) Angkatan 1995. Pendidikan terakhirnya adalah S2 Hukum Internasional dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sebelum menjadi anggota Komnas HAM pada Oktober 2022 sebagai Koordinator Subkomisi Pemajuan HAM, Anis memiliki pengalaman sebagai aktivis. Ia pernah tergabung dalam beberapa organisasi, termasuk menjadi anggota Solidaritas Perempuan Jatim pada 1998-1999. Dia juga pernah menjadi Pemantau Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) di Jember, Jatim pada 1999, Koordinator Program di Migrant Care pada 2004, Direktur Migrant Care dari 2005 hingga 2016, dan Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care dari 2017 hingga November 2022.

Menurut informasi dari laman resmi Komnas HAM, Anis juga telah menerima sejumlah penghargaan, termasuk Alison des Forgers for Extraordinary Activism Award, Human Rights Defender by Human Rights Award, New York (2011); 100 Women BBC, London, UK (2013); Sarinah Award, Megawati Institute (2014); Yap Thian Hien Award (2014); dan Perempuan Perubahan 2019-2020, UN Women (2020).

Demikianlah profil Anis Hidayah, aktivis yang saat ini menjadi ketua Komnas HAM. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.