Inisiatif Pendidikan Pramono-Doel Memenuhi Harapan Warga
Inisiatif Pendidikan Pramono-Doel Memenuhi Harapan Warga
JAKARTA – Agustina Hermanto (Tina Toon), Wakil Ketua Komisi E DPRD Jakarta, menyatakan bahwa kebijakan Pramono Anung dan Rano Karno (Doel) selama 100 hari kerja pertama telah menjawab kebutuhan warga yang selama ini belum terpenuhi.
Dalam bidang pendidikan, Tina menyoroti pentingnya sektor ini untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju generasi emas tahun 2045.
“Belum genap 100 hari kerja, sudah dilakukan pemutihan ijazah, pembaruan data, serta penambahan penerima KJP dan KJMU,” ungkap Tina saat diskusi Ngobrolin Jakarta (Ngojak) Lintas Generasi Aktivis Pro Jakarta di Gedung Gondangdia Lama, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/5/2025).
Baca juga: Aktivis Jakarta Bahas 100 Hari Kerja Pramono-Doel, Ini Hasilnya
Dalam diskusi bertema “Jakarta Belajar dalam Program 100 Hari Pram-Doel, Akankah Terwujud?”, Tina Toon menyatakan bahwa terkait sekolah gratis, sebaiknya diadakan uji coba terlebih dahulu.
“Jika ingin mengalokasikan semua anggaran, harus diperhitungkan efektivitasnya. Misalnya, dari uji coba di 40 sekolah, akan ada evaluasi. Sekolah yang dipilih pun harus sesuai, bukan sekolah yang terlalu, misalnya sekolah internasional,” ujarnya.
Tina Toon berharap semua program yang diluncurkan bisa tepat sasaran. Oleh karena itu, adanya Perda Pendidikan diharapkan mampu meningkatkan layanan pendidikan di Jakarta.
Purwosusilo, Wakil Kepala Dinas Pendidikan Jakarta, menjelaskan bahwa program Quick Wins yang dicanangkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, yaitu Pramono Anung dan Rano Karno, memberikan dampak signifikan dan langsung dirasakan oleh warga.
“Quick Wins dari program Pak Gubernur dan Pak Wagub sangat mudah dijalankan, tidak rumit, namun berdampak besar. Ini terkait dengan layanan masyarakat, langsung menyentuh masyarakat,” ujarnya.
Pemutihan ijazah yang termasuk dalam program Quick Wins Pramono-Rano sudah dilaksanakan. Tahap pertama telah direalisasikan pada 25 April 2025 untuk 117 penerima manfaat dengan anggaran sebesar Rp596.422.200.
