Protes Terhadap Serangan Israel, Kota di Spanyol Ini Berani Tutup Kantor Perdagangan di Tel Aviv
Protes Terhadap Serangan Israel, Kota di Spanyol Ini Berani Tutup Kantor Perdagangan di Tel Aviv
MADRID – Pemerintah Kota Catalonia di Spanyol menyatakan pada hari Rabu bahwa mereka akan menutup kantor perdagangan dan investasinya di Tel Aviv sebagai respon terhadap serangan Israel yang kembali di Jalur Gaza.
Kantor ini, yang telah beroperasi selama 10 tahun, akan segera menghentikan operasinya dan diperkirakan tidak akan berfungsi lagi pada akhir hari, menurut pernyataan pemerintah setempat.
Menurut laporan BERITA88, langkah ini sebagian besar bersifat simbolis karena kantor tersebut telah menangguhkan semua misi promosi dan bisnis di daerah tersebut sejak serangan ke Gaza dimulai. Meskipun demikian, kantor tersebut terus beroperasi dalam kapasitas terbatas tanpa adanya perwakilan politik.
Keputusan ini, yang dibuat oleh pemerintah Katalan yang dipimpin oleh Sosialis dan disetujui oleh kelompok sayap kiri Comuns, mendapatkan kritik dari Carles Puigdemont, pemimpin partai oposisi utama di wilayah tersebut.
“Kesalahan serius… Perumahan, perpajakan, pariwisata, industri, hubungan luar negeri… semuanya dikorbankan demi mempertahankan kekuasaan dan menyelesaikan strategi pembubaran Katalonia, menjadikannya kecil, biasa-biasa saja, tidak relevan, sunyi, dan sunyi,” ujarnya di X, seperti dilaporkan BERITA88.
