Berita

Rayen Pono Anggap Hukuman MKD untuk Ahmad Dhani Terlalu Ringan: Hanya Mengajarkan Minta Maaf

Rayen Pono Anggap Hukuman MKD untuk Ahmad Dhani Terlalu Ringan

JAKARTA – Penyanyi Rayen Pono menyuarakan pandangannya mengenai keputusan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang memberikan sanksi kepada Ahmad Dhani terkait pelanggaran kode etik sebagai anggota DPR RI. Meskipun menghormati proses yang telah dilakukan, Rayen merasa keputusan tersebut tampak terlalu enteng.

Rayen Pono menyatakan bahwa MKD telah meluangkan waktu untuk menyidangkan kasus Ahmad Dhani ini. Namun, hasil akhirnya sepertinya hanya sekadar memberi pelajaran etika dalam meminta maaf.

“Namun, mengenai sanksi menurut saya ini sepele. Jadi MKD yang terdiri dari orang-orang super sibuk itu harus berkumpul dan menyediakan waktu untuk mengajarkan bagaimana anggota DPR RI meminta maaf. Pemikirannya seperti itu,” kata Rayen saat diwawancarai media baru-baru ini.

Penyanyi yang terkenal dengan lagu Cinta dari Timur tersebut menyebutkan bahwa sidang MKD justru menunjukkan sisi lain dari Dhani yang dianggapnya sombong. Ia menyayangkan tidak adanya sanksi yang lebih berat terhadap figur publik sekaliber pentolan Dewa 19 itu, yang kini juga menjabat sebagai anggota dewan.

Baca Juga: Rayen Pono Adukan Ahmad Dhani ke MKD Atas Dugaan Penghinaan Marga

Rayen Pono Anggap Hukuman MKD untuk Ahmad Dhani Terlalu Ringan: Hanya Mengajarkan Minta Maaf

Foto/Instagram Rayen Pono dan Ahmad Dhani

“Jadi Ahmad Dhani seperti diajarkan dalam sidang ini untuk meminta maaf, dan dari situ kita mengetahui kapasitasnya. Bahwa orangnya sangat sombong, jadi saya tidak senang dengan sanksinya. Saya berharap ada sanksi yang lebih berat,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pengaruh besar yang dimiliki mantan suami Maia Estianty itu di tengah masyarakat, baik sebagai musisi legendaris maupun sebagai politikus. Menurut Rayen, sikap yang tidak menunjukkan penyesalan dari Dhani bisa berdampak buruk bagi generasi muda.

“Karena Dhani adalah salah satu figur besar, musisi juga yang hari ini juga anggota DPR, dia punya basis massa,” ujarnya.

“Dia punya daya pengaruh besar untuk generasi. Jadi jika sampai hari ini dia tidak pernah meminta maaf karena merasa bersalah, pada akhirnya generasi bisa berpikir bahwa apa yang dilakukan Ahmad Dhani sah-sah saja,” tambahnya.