Mengungkap Lashkar-e-Taiba: Kelompok Militan Pakistan yang Dituduh Terlibat Tragedi Kashmir
Siapa Lashkar-e-Taiba? Kelompok Militan Pakistan Dituduh Terlibat Tragedi Kashmir
ISLAMABAD – Nama Lashkar-e-Taiba mungkin belum banyak dikenal oleh masyarakat luas. Kelompok ini dituduh sebagai dalang di balik serangan terhadap wisatawan Hindu di Kashmir, yang baru-baru ini menjadi sorotan internasional.
Sebelumnya dilaporkan bahwa insiden tragis terjadi di kawasan wisata Baisaran, Pahalgam, di wilayah Jammu dan Kashmir, India, pada Selasa (22/4/2025).
Kelompok bersenjata melancarkan serangan di area tersebut, menewaskan sedikitnya 28 orang, yang kebanyakan adalah turis Hindu.
Setelah peristiwa berdarah itu, kelompok yang menamakan diri sebagai The Resistance Front (TRF) mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Namun, beberapa pejabat India menduga TRF hanyalah samaran dari kelompok bersenjata Lashkar-e-Taiba, yang berbasis di Pakistan.
Mengenal Lashkar-e-Taiba
Lashkar-e-Taiba dikenal sebagai kelompok militan ternama dari Pakistan. Sejak lama, mereka memiliki tujuan utama untuk menyatukan seluruh wilayah Kashmir dengan Pakistan.
Menurut informasi dari BERITA88, Lashkar-e-Taiba (LeT) sebagian besar terdiri dari warga Pakistan yang sangat religius.
Kelompok ini didirikan pada pertengahan tahun 1990-an dan sering kali mengklaim bertanggung jawab atas berbagai serangan bersenjata di wilayah Kashmir yang dikelola oleh India sejak tahun 1999.
Keberadaan LeT telah dinyatakan ilegal di Pakistan sejak tahun 2002, sementara India mengklasifikasikannya sebagai organisasi teroris.
Dalam sejarahnya, salah satu pemimpin berpengaruh dalam Lashkar-e-Taiba (LeT) adalah Hafiz Muhammad Saeed.
