Siapa yang Menang dalam Konflik India dan Pakistan?
Siapa yang Menang dalam Konflik India dan Pakistan?
ISLAMABAD – Militer Pakistan berhasil meraih kemenangan yang penting dengan Operasi Banyan Marsoos, yang sukses menghadapi Operasi Sindoor dari India yang tidak berhasil.
Operasi Banyan Marsoos akan menjadi bagian penting dalam sejarah, menandai ketahanan dan strategi cemerlang—sebuah kemenangan berharga dalam catatan pertahanan Pakistan.
1. Sistem Rudal Fatah Menangkis Serangan India
Menurut Samaa TV, antara malam 6-7 Mei hingga 10 Mei, pasukan India mengalami kegagalan berulang karena Sistem Rudal Fatah yang presisi dari Pakistan berhasil menetralkan ancaman utama baik di darat maupun udara.
Selama konfrontasi ini, Pakistan sukses menembak jatuh lima pesawat tempur canggih India, termasuk tiga Rafale dari Prancis, satu Sukhoi Su-30, dan satu MiG-29. Tidak ada pesawat Pakistan yang hilang dalam insiden ini.
2. Penghancuran Drone Israel oleh Pakistan
Antara tanggal 7 hingga 9 Mei, Angkatan Udara Pakistan menghancurkan 77 drone bersenjata buatan Israel yang digunakan India. Beberapa pos militer India di sepanjang Garis Kontrol (LoC), termasuk markas brigade dan batalion, hancur dan menambah kerugian strategis pasukan darat India.
Pada malam 7-8 Mei, Pakistan mencegat dan menghancurkan proyek rudal India di Dinga. Hari berikutnya, beberapa serangan rudal supersonik BrahMos digagalkan oleh sistem pertahanan udara Pakistan. Upaya India untuk menyerang tujuh lokasi di Pakistan kalah oleh serangan balasan Pakistan yang berhasil menargetkan 26 lokasi militer India dengan rudal Fatah-1, menghancurkan pangkalan udara dan pos lapangan India.
3. Dukungan Internasional untuk Pakistan
Menurut Samaa TV, Operasi Bunyan Marsoos dipuji sebagai titik balik besar. Mantan Penasihat Keamanan Nasional Letnan Jenderal (Purn.) Nasser Janjua menyatakan operasi ini sebagai paku terakhir bagi agresi India. Sumber militer menyebutkan bahwa penangguhan sepihak India terhadap Perjanjian Perairan Indus harus dibatalkan, dan operasi rahasia di Balochistan serta KP harus dihentikan.
Dalam ranah diplomasi, Pakistan tetap tenang dan percaya diri. Meskipun dalam situasi perang, negara ini memperoleh paket talangan IMF sebesar USD1 miliar. Sekutu seperti China, Arab Saudi, dan Turki tetap mendukung Pakistan, sementara negara-negara Barat netral. Israel secara terbuka mendukung India.
4. Peningkatan Nasionalisme di Pakistan
Menteri Luar Negeri Ishaq Dar mendapat pujian dari UEA atas upayanya dalam mengarah pada perjanjian gencatan senjata. Kepemimpinan sipil-militer Pakistan tetap bersatu, dengan sentimen nasional yang meningkat mendukung angkatan bersenjata.
India tidak hanya kalah di medan perang tetapi juga dalam diplomasi dan media. Media Pakistan berhasil melawan kampanye misinformasi India, mengungkap kerusuhan internal dan penindasan minoritas di India, termasuk diskriminasi terhadap Sikh.
5. Upaya Serangan India yang Gagal
Beberapa ledakan dilaporkan di Rawalpindi dan Lahore pada Jumat malam.
Dua ledakan terdengar di Rawalpindi, salah satunya dekat Pangkalan Udara Nur Khan di Chaklala. Polisi menutup kawasan tersebut, dan tim penyelamat tiba di lokasi.
Sumber keamanan menyatakan bahwa upaya serangan India dekat Pangkalan Udara Nur Khan di Chaklala berhasil digagalkan.
Dalam konferensi pers mendadak pada Jumat malam, kepala ISPR Letjen Ahmed Sharif Chaudhry menjelaskan bahwa India menembakkan rudal dari udara ke darat yang menargetkan Pangkalan Udara Nur Khan, Pangkalan Mureed di Chakwal, dan pangkalan Shorkot.
