Peringatan dari Pemerintah: Panggilan Video WhatsApp & Zoom Bisa Terancam Diblokir Demi Keberlangsungan Operator Seluler
Peringatan dari Pemerintah: Panggilan Video WhatsApp & Zoom Bisa Terancam Diblokir Demi Keberlangsungan Operator Seluler
JAKARTA – Panggilan video menggunakan WhatsApp dengan keluarga di kampung halaman atau rapat online melalui Zoom telah menjadi bagian penting dari komunikasi kita sehari-hari. Namun, pemerintah mewacanakan pembatasan yang mengkhawatirkan. Ada peringatan bahwa kemudahan ini mungkin akan dibatasi atau bahkan dihentikan.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sedang mempertimbangkan kemungkinan pengaturan yang membatasi layanan panggilan suara dan video melalui internet (VoIP), yang mencakup aplikasi penting seperti WhatsApp, Zoom, dan Google Meet.
Alasannya? Untuk melindungi operator seluler yang dianggap mengalami kerugian dalam pembangunan infrastruktur jaringan, sementara perusahaan teknologi asing besar (OTT) seperti WhatsApp menikmati layanan tersebut tanpa memberikan kontribusi balik.
“Tujuannya agar saling menguntungkan. Saat ini, tidak ada kontribusi dari rekan-rekan OTT itu, yang membangun investasi hingga berdarah-darah adalah operator seluler,” kata Denny Setiawan, Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Komdigi, Jumat (18/7/2025).
Denny bahkan mencontohkan negara seperti Uni Emirat Arab (UEA) di mana layanan teks WhatsApp diizinkan, tetapi panggilan suara dan video diblokir. “Jadi, layanan dasar tetap ada, tetapi panggilan dan video yang dibatasi,” jelasnya.
