Proses SMUP Unpad 2025 Dimulai, Sanksi Diskualifikasi Siap Menanti Peserta Curang
Proses SMUP Unpad 2025 Dimulai, Sanksi Diskualifikasi Siap Menanti Peserta Curang
BANDUNG – Universitas Padjadjaran (Unpad) secara resmi memulai tahapan Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) 2025. Dalam pelaksanaannya, pihak kampus menegaskan komitmennya untuk menjaga kejujuran dalam seleksi, dengan memberikan sanksi diskualifikasi bagi peserta yang terbukti curang.
Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Arief S. Kartasasmita, menyatakan, “Jika terbukti, kami akan memberikan diskualifikasi. Namun, keputusan tersebut akan diambil dengan sangat hati-hati, dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan memastikan bahwa peserta benar-benar melanggar aturan dalam proses seleksi masuk Unpad,” kata Rektor, saat diwawancarai oleh BERITA88, Sabtu (14/6/2025).
Menurut Rektor, seleksi di Unpad didasarkan pada berbagai indikator penilaian, termasuk nilai rapor, hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), serta teknologi yang digunakan dalam ujian daring. Unpad juga melakukan validasi data dengan panitia nasional UTBK untuk mengidentifikasi kejanggalan atau potensi kecurangan.
Ujian daring tetap menjadi pilihan utama di Unpad, karena selain memberikan fleksibilitas, metode ini juga dilengkapi dengan sistem keamanan berlapis untuk mengurangi kemungkinan kecurangan. “Unpad mengusung prinsip inklusif, sehingga siapa pun berkesempatan untuk mendaftar dan masuk ke Unpad, tanpa terhalang oleh jarak dan waktu,” tambah Rektor.
