Berita

Sutradara Berencana Menghapus Donald Trump dari Home Alone 2, Namun Khawatir Dideportasi

Sutradara Berencana Menghapus Donald Trump dari Home Alone 2, Namun Khawatir Dideportasi

JAKARTA – Chris Columbus, sutradara Home Alone 2: Lost in New York, menyatakan keinginannya untuk menghilangkan kemunculan singkat Donald Trump dari film klasik Natal tersebut. Namun, ia mengurungkan niat itu karena khawatir menghadapi dampak besar, termasuk kemungkinan dideportasi dari Amerika Serikat.

Dalam wawancara terbarunya, Columbus menyebut cameo Donald Trump yang berdurasi tujuh detik sebagai beban yang menghantui karirnya selama lebih dari tiga puluh tahun. Trump awalnya dimasukkan dalam film tersebut karena tekanan dari pemilik Plaza Hotel yang saat itu menjabat sebagai Presiden Amerika.

“Saya tidak sanggup melakukannya. Jika saya melakukannya, mungkin saya akan dideportasi dari negara ini. Saya akan dianggap tidak pantas tinggal di Amerika Serikat, jadi saya harus kembali ke Italia atau semacamnya,” ungkap Columbus dalam sebuah wawancara yang dilansir dari BERITA88.

Di Home Alone 2, Kevin McCallister yang diperankan oleh Macaulay Culkin tersesat di New York dan mampir ke Plaza Hotel. Di sanalah ia bertemu dengan Trump, pemilik hotel tersebut saat itu.

Dalam adegan singkat itu, Kevin meminta petunjuk arah dan Trump menunjukkan jalan sebelum berlalu. Columbus sebelumnya telah menyatakan bahwa kemunculan Trump di film ini bukanlah keputusan kreatif sepenuhnya.

Dalam wawancara dengan Business Insider pada tahun 2020, dia menjelaskan bahwa tim produksi memang membayar biaya untuk menggunakan Plaza Hotel. Namun, Trump menambahkan syarat bahwa dia harus tampil di film.

“Kami membayar biaya tersebut, tetapi dia juga berkata, ‘Satu-satunya cara Anda dapat menggunakan Plaza adalah jika saya ada di film tersebut,'” jelas Columbus. “Jadi kami sepakat untuk memasukkannya, dan ketika kami menayangkannya untuk pertama kalinya, hal aneh terjadi. Penonton bersorak saat Trump muncul di layar. Jadi saya berkata kepada editor saya, ‘Biarkan dia tetap di film. Ini momen untuk penonton,'” lanjutnya.