Kesalahan Terence Crawford Seperti Jermell Charlo Melawan Canelo di Kelas 76,2 Kg
Kesalahan Terence Crawford Seperti Jermell Charlo Melawan Canelo di Kelas 76,2 Kg
Terence Crawford mengulang kesalahan serupa yang dilakukan Jermell Charlo ketika bertanding dengan Saul Canelo Alvarez di kelas menengah super 76,2 kilogram, demikian ungkap Jermall Charlo. Menurutnya, Terence Crawford mengulangi kesalahan yang dilakukan saudaranya, Jermell Charlo, yang menaikkan berat badannya dari 69,8 kilogram menjadi 76,2 kg untuk menantang Saul Canelo Alvarez dalam perebutan gelar pada tahun 2023.
Jermell kehilangan kecepatannya setelah naik berat badan dan tidak secepat ketika ia bertarung di kelas menengah junior. Dengan postur tubuh yang lebih kecil dari Jermell, Crawford akan menjadi sasaran mudah bagi Canelo (63-2-2, 39 KO) untuk menjatuhkannya dalam duel mereka pada 13 September di Allegiant Stadium, Las Vegas.
Jermall juga mempertanyakan apa motivasi Crawford untuk naik ke kelas menengah super. Ia menekankan bahwa Crawford bukanlah petinju yang biasa bertanding di kelas 168 pon dan belum pernah bertarung di kelas tersebut sebelumnya. Tanpa melakukan penyesuaian, apa yang sebenarnya ingin dicapai?
“Kakak saya yang bertarung melawan Canelo, bukan saya. Saya menyukai Crawford dalam pertarungan ini, dan ia tampak tetap bertubuh besar. Namun, kakak saya justru menyatakan bahwa itulah kesalahan yang dia lakukan,” ujar Jermall Charlo, mengomentari keputusan saudaranya, Jermell Charlo, yang menaikkan berat badan dari 69,8 kg untuk menghadapi Canelo Alvarez pada tahun 2023.
Kita bisa melihat bagaimana Jermell menyerah setelah menerima beberapa pukulan di awal pertandingan melawan Canelo dua tahun lalu. Pukulan Jermell tidak berpengaruh pada petinju asal Meksiko itu, karena kekuatannya tidak meningkat dari 69,8 kg. Kondisi Crawford bahkan lebih buruk lagi. Ia terlihat lemah setelah turun dari kelas 66,6 kg ke 69,8 kg dalam pertandingan terakhirnya melawan Israil Madrimov pada 3 Agustus.
“Dia berpikir dengan menaikkan berat badannya, ‘Saya harus menjadi besar. Saya harus menjadi besar untuk mengalahkan Canelo.’ Itu membuatnya lebih lambat. Itu memperlambat refleksnya. Dia akan memberi tahu Anda sendiri. Itu membuatnya lebih lambat. Dia tidak merasa seperti Jermell Charlo yang biasa kalian lihat di pertandingan. Saya merasa hal yang sama juga terjadi pada Crawford.”
