Tim Cook Ungkap Apple Tertinggal dalam AI, Siapkan Investasi Besar untuk Mengejar
Tim Cook Ungkap Apple Tertinggal dalam AI, Siapkan Investasi Besar untuk Mengejar
SAN FRANSISCO – Di tengah kemajuan pesat dalam bidang kecerdasan buatan (AI), Apple, yang dikenal sebagai raksasa teknologi perfeksionis, tampak tertinggal dalam persaingan.
Dalam sebuah pertemuan internal, CEO Apple, Tim Cook, secara terbuka menyatakan bahwa perusahaannya berada di belakang dalam perlombaan AI dan berkomitmen untuk melakukan segala upaya guna mengejar ketertinggalan tersebut.
Pertemuan ini memiliki konteks yang menarik. Sehari sebelumnya, Apple mengumumkan pendapatan kuartalan yang melampaui perkiraan, sehingga harga sahamnya meningkat. Berbeda dengan Meta dan Microsoft yang mengalami kenaikan berkat AI, peningkatan pendapatan Apple didukung oleh penjualan iPhone—suatu ironi yang menyoroti posisi mereka dalam lanskap AI saat ini.
Dalam pertemuan all-hands di markas besar Apple di Cupertino, California, Tim Cook menyampaikan pesan yang jelas kepada para karyawannya.
Menurut laporan Bloomberg, Cook menggambarkan revolusi AI sebagai sesuatu yang “sebesar atau lebih besar” dari internet. “Apple harus melakukan ini. Apple akan melakukan ini. Ini adalah kesempatan kita,” tegasnya, menunjukkan urgensi dan optimisme.
Perjalanan Menantang ‘Apple Intelligence’ dan Penundaan Siri
Usaha Apple untuk menyematkan AI canggih ke dalam produk-produknya dilakukan melalui inisiatif Apple Intelligence, yang diumumkan pada Worldwide Developers Conference Juni 2024 lalu. Namun, perkembangan terkesan lambat. Peluncuran Siri yang diperbarui dengan dukungan AI, yang semula diharapkan hadir tahun ini, ditunda hingga musim semi mendatang, menyebabkan kekecewaan di kalangan investor dan pelanggan.
