Kontroversi Muncul, Grok Gaet Kerjasama dengan Microsoft
Kontroversi Muncul, Grok Gaet Kerjasama dengan Microsoft
TEXAS – Walaupun belakangan ini Grok, chatbot AI milik Elon Musk, sering terlibat dalam kontroversi terkait misinformasi, AI X ini berhasil menjalin kerjasama baru dengan Microsoft.
Beberapa hari setelah munculnya dua kontroversi dimana Grok membuat pernyataan tak terduga mengenai “genosida kulit putih” di Afrika Selatan, diikuti oleh keraguan terhadap Holocaust yang diungkapkan oleh bot AI tersebut, Microsoft telah memutuskan untuk menjadi penyedia layanan cloud bagi teknologi ini.
Grok dikembangkan oleh perusahaan AI milik Musk, xAI, dan diintegrasikan pada platform media sosial X/Twitter, yang juga dimiliki oleh Musk. Kini, Microsoft mengumumkan bahwa server mereka akan menampung chatbot tersebut.
