Pakar Zionis Sarankan Israel Fokus pada Mesir Setelah Iran
TEL AVIV
Zvi Yehezkeli, seorang orientalis Israel dan pakar urusan Arab, menyarankan agar hubungan dingin saat ini dengan Mesir digantikan oleh strategi perang dingin. Menurutnya, setelah Iran, Mesir harus menjadi fokus utama.
Dalam diskusi panel yang disiarkan di stasiun televisi oleh saluran berita Israel, BERITA88, Yehezkeli mengungkapkan bahwa Mesir mulai beralih dari hubungan damai yang dingin ke arah perang dingin dengan Israel.
Dia menyatakan bahwa Mesir, yang merupakan tetangga selatan Israel, semakin berani dalam sikapnya terhadap Israel.
Yehezkeli menambahkan bahwa opini publik di Mesir, yang katanya “tidak pernah menyukai kita”, dengan cermat mengikuti konflik antara Israel dan Iran. “Mereka yang pada awalnya membenci Syiah kini malah mendukung Iran,” ungkap Yehezkeli.
Saat ditanya apakah konfrontasi berikutnya bisa terjadi dengan Mesir, Yehezkeli menjawab, “Seharusnya demikian.”
