Bisnis

Pusat Transportasi Dukuh Atas Diresmikan, Artotel Baru Catat Okupansi Tinggi

JAKARTA – Pembukaan Artotel Hub Simpang Temu di Kawasan TOD Dukuh Atas

Artotel Group telah resmi membuka hotel terbarunya bernama Artotel Hub Simpang Temu yang terletak di kawasan Transit Oriented Development (TOD) Dukuh Atas, Jakarta. Hotel ini mulai beroperasi pada Maret 2025, dan sejak itu, telah mencatat tingkat hunian rata-rata mencapai 70 hingga 80% untuk 30 kamar yang tersedia.

Banyak tamu yang datang berasal dari Malaysia dengan rata-rata menginap selama dua malam, umumnya untuk berbelanja di Thamrin City dan Pasar Tanah Abang.

Lokasi dan Fasilitas Hotel

Hotel ini menempati lantai 9 hingga 12 dari gedung Transport Hub di Jalan Juana, tepat di seberang Stasiun KRL Commuterline Sudirman. Lokasi ini menjadi titik pertemuan enam moda transportasi: MRT, LRT Jabodebek, LRT Jakarta, TransJakarta, Kereta Bandara, dan KRL Commuterline. Rencananya, hotel ini akan memiliki 90 kamar dengan tiga tipe, dilengkapi dengan rooftop bar, ruang pertemuan, dan restoran. Penyelesaian pembangunan seluruh kamar ditargetkan pada 17 Agustus 2025.

Kunjungan dan Komentar Pejabat

Gubernur Jakarta, Pramono Anung Wibowo, pada Rabu (7/5) mengunjungi hotel ini setelah meresmikan Gedung Transport Hub. Pramono menyempatkan diri untuk meninjau area rooftop di lantai 12 yang menawarkan pemandangan kota dari tiga sisi. Dalam kunjungan tersebut, Pramono berdiskusi dengan pendiri dan CEO Artotel Group, Erastus Radjimin, dan COO Eduard Rudolf Pangkerego, serta mendengarkan paparan mengenai perkembangan proyek TOD dari Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat.

Erastus menyatakan, “Ini adalah salah satu lokasi terbaik hotel kami. Titik pertemuan semua arah dan semua moda. Mobilisasi serta akomodasi pengunjung dari luar kota atau luar negeri menjadi sangat mudah, aman, nyaman, dan terkendali.”

COO Artotel Group, Eduard Rudolf, menambahkan bahwa pihaknya sedang menjajaki titik TOD lain bersama PT MRT Jakarta. “Kami melihat potensi besar di kawasan-kawasan terintegrasi,” ungkapnya. Sementara itu, Tuhiyat menyatakan bahwa kehadiran hotel ini memperkuat fungsi kawasan Dukuh Atas sebagai ikon TOD Jakarta. “Transport Hub ini menjadi simbol integrasi dan kolaborasi berbagai moda dan pihak,” tegasnya.