Ekonomi

Uni Eropa Ancam Balas Produk AS dengan Tarif Bernilai Rp1.860 Triliun

Uni Eropa Ancam Balas Produk AS dengan Tarif Bernilai Rp1.860 Triliun

JAKARTA – Uni Eropa (UE) berencana memberlakukan tarif tambahan pada produk-produk asal AS (Amerika Serikat) dengan total nilai 100 miliar euro (USD113 miliar) atau sekitar Rp1.860 triliun, jika negosiasi tidak mencapai kesepakatan. Rencana aksi balasan UE ini akan dibahas dengan negara-negara anggotanya, menurut informasi dari sumber yang mengetahui situasi tersebut.

Pembahasan mengenai respons UE terhadap AS ini akan berlangsung selama satu bulan sebelum daftar tersebut difinalisasi, kata sumber anonim sebagaimana dilaporkan oleh Bloomberg.

Secara terpisah, Komisi Eropa yang bertanggung jawab atas urusan perdagangan berencana untuk kembali menginisiasi negosiasi pada pekan ini. Proposal dari UE diperkirakan akan mencakup pengurangan hambatan perdagangan dan non-tarif, serta peningkatan investasi di AS.

Perundingan antara UE dan AS yang dimulai bulan lalu hanya menghasilkan sedikit kemajuan karena sebagian besar tarif AS masih diberlakukan. UE menyatakan bahwa penyelidikan perdagangan yang dilakukan oleh pemerintahan Trump dapat meningkatkan jumlah produk asal Eropa yang terkena tarif hingga 549 miliar euro.

Seorang juru bicara Komisi Eropa menolak memberikan komentar terkait laporan tersebut.

Sebelumnya, aksi balasan yang sudah disepakati oleh UE menargetkan produk-produk AS dengan nilai di atas 21 miliar euro, sebagai respons terhadap bea masuk Trump sebesar 25% untuk ekspor baja dan aluminium. Namun, UE sepakat untuk menunda kebijakan tarif ini selama 90 hari setelah AS menurunkan tarif resiprokal pada sebagian besar ekspor UE dari 20% menjadi 10% selama negosiasi.

Selain itu, Trump juga menerapkan bea masuk 25% pada mobil dan beberapa suku cadang mobil, serta memulai penyelidikan yang dapat memicu bea masuk pada impor kayu, obat-obatan, semikonduktor, mineral penting, dan truk.

“Pajak impor ini tidak dapat dibenarkan dan menyebabkan kerugian ekonomi di kedua sisi Atlantik,” kata Maros Sefcovic, kepala perdagangan Uni Eropa, kepada anggota parlemen di Strasbourg, Prancis.

“Situasi ini tidak dapat diterima dan kami tidak dapat membiarkannya begitu saja,” lanjutnya.

Komisi Eropa telah membahas berbagai opsi yang ada sebagai tanggapan terhadap tarif dari Trump dan kebijakan lanjutan ke depannya, yang bisa menargetkan layanan dan membatasi ekspor barang-barang tertentu.