Berita

Tiga Jenderal Polisi Pimpin Upaya Pencarian Iptu Tomi S Marbun di Hutan Teluk Bintuni, Papua Barat

Tiga Jenderal Pimpin Pencarian Iptu Tomi S Marbun di Hutan Belantara Teluk Bintuni

TELUK BINTUNI – Operasi Alfa Bravo Moskona 2025 telah diluncurkan dengan tiga Jenderal memimpin upaya pencarian untuk menemukan Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi Samuel Marbun yang dinyatakan hilang. Insiden hilangnya terjadi di Kali Rawara, Kampung Meyah Lama, Distrik Moskona Barat, Teluk Bintuni, Papua Barat pada 18 Desember 2024.

Para Jenderal yang memimpin operasi ini adalah Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, Danpas Pelopor Korbrimob Polri Brigjen Pol Gatot Mangkurat Putra Perkasa Jomantara, dan Karobinops Stamaops Polri Brigjen Pol Auliansyah Lubis.

Polisi Olah TKP di Tempat Terakhir Hilangnya Iptu Tomi Samuel Marbun

Kapolda Papua Barat memimpin perjalanan darat dari Poskotis Meyado menuju Pos Aju Mayerga. Medan yang licin, curam, dan berisiko tinggi menjadi tantangan bagi tim selama tiga jam perjalanan.

Keesokan harinya, pada Kamis, 24 April 2025, Kapolda bersama tim melanjutkan perjalanan menuju Pos Aju Cempedak. Perjalanan ini memakan waktu lebih dari sembilan jam dengan berjalan kaki melalui hutan belantara, rawa-rawa, dan jalur ekstrem lainnya.

Pada Jumat, 25 April 2025, sebanyak 145 personel gabungan dari Tim SAR Korbrimob Polri, Satbrimob Polda Papua Barat, dan Infafis, yang dipimpin langsung oleh Kapolda, berhasil mencapai lokasi dugaan hanyutnya Iptu Tomi.

Tempat tersebut dikenal sebagai Zona Merah, area yang kerap menjadi aktivitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau juga dikenal sebagai Organisasi Papua Merdeka (OPM).

3 Bulan Iptu Tomi Marbun Belum Ditemukan usai Kejar KKB, DPR: Negara Tidak Boleh Tinggal Diam

Tim kemudian melakukan penyisiran dan pengumpulan informasi di area tersebut. Meskipun hujan deras, tanah berlumpur, dan ancaman dari hewan liar seperti buaya, semangat pencarian tidak surut.