Merayakan 48 Tahun Keunggulan, UWKS Telah Meluluskan 48.000 Sarjana
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Menyelenggarakan Wisuda ke-48
SURABAYA – Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) mengadakan upacara wisuda untuk ahli madya, sarjana, dan magister. Sebanyak 350 lulusan dari delapan fakultas dan 28 program studi berpartisipasi dalam acara tersebut.
Acara wisuda dimulai dengan Tarian Bedoyo Majapahit, sebuah simbol kejayaan masa lalu yang menginspirasi generasi muda untuk menyongsong masa depan dengan semangat dan rasa bangga.
Rektor UWKS, Prof. Dr. dr. Widodo Ario Kentjono, mengungkapkan bahwa wisuda ini merupakan bagian dari perjalanan panjang UWKS yang telah berdiri selama 44 tahun. “Empat puluh empat tahun bukanlah waktu yang singkat. Ini adalah perjalanan yang menunjukkan konsistensi, kualitas, dan dedikasi. Hingga saat ini, UWKS telah meluluskan lebih dari 48.000 alumni yang telah memberikan kontribusi nyata di berbagai bidang,” ujar Widodo.
Widodo juga menjelaskan bahwa UWKS tidak hanya fokus pada jumlah lulusan, tetapi juga pada kualitas dan relevansi pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja dan usaha. Hal ini dibuktikan dengan prestasi UWKS dalam peringkat nasional.
“Berdasarkan data dari UniRank tahun 2024, UWKS berhasil menduduki peringkat 30 perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia, peringkat ke-4 di Jawa Timur, dan posisi ke-2 di Surabaya. Ini bukan sekadar angka, melainkan bentuk pengakuan terhadap kerja keras dan kualitas institusi,” tegasnya.
Komitmen Menghadapi Tantangan Global
Mengusung tema “Penguatan Internasionalisasi”, UWKS berkomitmen untuk membekali mahasiswa dan dosen dengan daya saing global. Internasionalisasi di UWKS bukan sekadar jargon, melainkan langkah nyata yang mencakup pengembangan dosen, pertukaran pelajar, dan kolaborasi internasional.
“Kami tidak hanya mengirim mahasiswa ke luar negeri, seperti ke Korea Selatan dan Malaysia, tetapi juga mendorong dosen kami untuk aktif di kampus-kampus luar negeri seperti University of Glasgow dan University of Liverpool. Bahkan, kami mengelola jurnal internasional bersama empat negara,” jelas Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Endang Noerhartati.
Kerja sama internasional UWKS meliputi penelitian dan pengabdian masyarakat dengan berbagai institusi di Thailand, Brunei, Korea Selatan, Malaysia, dan Timor Leste. Ini menandakan bahwa UWKS merupakan kampus internasional yang diakui. UWKS telah dipercaya oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) sebagai pengelola Program Kemitraan Negara Berkembang selama tiga tahun berturut-turut. Tahun lalu, UWKS menerima 74 mahasiswa asing yang mempercayakan pendidikan mereka di kampus ini.
Di tengah persaingan perguruan tinggi baru yang bermunculan, UWKS hadir sebagai pilihan yang bijaksana dengan pengalaman, kualitas akademik, serta jaringan nasional dan internasional yang kuat. Belajar di UWKS berarti bukan hanya memperoleh gelar, tetapi juga masa depan yang lebih pasti.
