50 Hidangan Paling Tidak Disukai di Dunia, Tinutuan dan Paniki Tercatat
50 Hidangan Paling Tidak Disukai di Dunia, Tinutuan dan Paniki Tercatat
JAKARTA – BERITA88 mengungkapkan daftar 50 hidangan paling tidak disukai di dunia, di mana dua kuliner dari Indonesia, Tinutuan dan Paniki, masuk dalam daftar tersebut. Platform kuliner ini menyoroti makanan dari berbagai negara yang mendapat penilaian terendah dari para pecinta kuliner global.
Tinutuan, bubur khas dari Manado yang kaya akan sayuran dan nutrisi, menduduki posisi ke-23, sementara Paniki, hidangan tradisional Minahasa yang menggunakan bahan dasar kelelawar, berada di peringkat ke-31. Meskipun memiliki nilai budaya dan historis yang tinggi di masyarakat Sulawesi Utara, kedua makanan ini menerima skor rendah sehingga tercatat dalam daftar hidangan paling tidak disukai di dunia.
Pecinta kuliner internasional menilai dari aspek tampilan, bahan, dan cita rasa yang tidak biasa secara global. Daftar ini memicu berbagai reaksi dari masyarakat Indonesia yang berpendapat bahwa selera makan bersifat subjektif dan tidak dapat sepenuhnya mencerminkan kekayaan kuliner lokal.
50 Hidangan Paling Tidak Disukai di Dunia
1. Tinutuan, Bubur Kaya Nutrisi

Tinutuan, yang dikenal sebagai bubur Manado, menempati posisi ke-23 dalam daftar. BERITA88 menggambarkan tinutuan sebagai bubur berbasis beras yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara, dan sering dikaitkan dengan tradisi kuliner masyarakat Minahasa.
Bubur ini biasanya disajikan dengan sayuran seperti bayam, labu, singkong, dan jagung, serta ditemani oleh ikan asin dan sambal. Meskipun dikenal sebagai menu sarapan yang sehat dan bergizi, tekstur cair dan tampilannya yang sederhana mungkin membuatnya kurang menggugah selera bagi sebagian penikmat makanan global.
