51 Kolonel Mendapatkan Kenaikan Pangkat Setelah Promosi Jabatan Akhir April 2025, Ini Daftarnya
51 Kolonel Mendapatkan Kenaikan Pangkat Setelah Promosi Jabatan Akhir April 2025, Ini Daftarnya
JAKARTA – Pada akhir April 2025, sebanyak 51 Kolonel dari Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU) menerima promosi jabatan. Hal ini menyusul kebijakan mutasi yang dikeluarkan oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Keputusan mutasi tersebut tercantum dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 tertanggal 29 April 2025, yang mengatur tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.
Secara keseluruhan, terdapat 237 Perwira Tinggi (Pati) TNI yang termasuk dalam daftar mutasi, rotasi, dan promosi jabatan pada akhir April 2025. Rinciannya adalah 109 Pati dari TNI Angkatan Darat (AD), 64 dari TNI Angkatan Laut (AL), dan 64 dari TNI Angkatan Udara (AU).
Kapuspen TNI Brigjen Kristomei Sianturi menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan, penyegaran organisasi, serta penyesuaian dengan kebutuhan strategis yang terus berkembang di tubuh TNI. Menurut Kristomei, mutasi dan rotasi jabatan adalah hal yang rutin dan wajar dalam sistem pembinaan karier di lingkungan TNI.
“Mutasi ini adalah bagian dari sistem pembinaan personel sekaligus kebutuhan organisasi untuk menjawab tantangan tugas yang terus berkembang. Diharapkan para perwira tinggi yang mengemban jabatan baru dapat melaksanakan amanah dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme,” ujarnya, Sabtu (3/5/2025).
Dengan promosi jabatan tersebut, para perwira ini akan mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI untuk AD, Laksamana Pertama (Laksma) TNI untuk AL, dan Marsekal Pertama (Marsma) TNI untuk AU.
Berikut ini nama-nama Kolonel yang mendapatkan promosi jabatan dari Panglima TNI:
1. Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi, dari Paban I/Ren Sintelad mendapat promosi jabatan menjadi Waasintel KSAD Bid. Jemen Intel menggantikan Brigjen TNI Fransiscus Ari Susetio.
