7 Perwira Tinggi TNI yang Gagal Dimutasi, Termasuk Putra Try Sutrisno

7 Perwira Tinggi TNI yang Gagal Dimutasi

JAKARTA – Sebanyak 7 Perwira Tinggi (Pati) TNI tidak jadi dimutasi, termasuk putra mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo. Alasan pembatalan ini adalah karena beberapa pati tersebut masih harus menyelesaikan tanggung jawab mereka.

Pembatalan mutasi ini tercatat dalam surat pengganti bernomor KEP 554A/IV/2025 yang diterbitkan pada 30 April 2025, sehari setelah surat keputusan yang sebelumnya, KEP 554/IV/2025, tertanggal 29 April 2025.

Kapuspen TNI Brigjen Kristomei Sianturi menjelaskan, keputusan ini merupakan penyesuaian internal karena adanya beberapa posisi yang belum dapat diisi dan bukan karena adanya tekanan dari luar.

Daftar 7 Perwira Tinggi TNI yang Gagal Dimutasi

1. Letjen TNI Kunto Arief Wibowo

Putra Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno ini awalnya akan dimutasi dari Pangkogabwilhan I menjadi Staf Khusus KSAD. Karena pembatalan, ia tetap menjabat sebagai Pangkogabwilhan I sejak 7 Januari 2025. Sebelumnya, lulusan Akademi Militer 1992 ini pernah menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Setjen Wantannas, Wakil Komandan Kodiklat TNI-AD, dan Pangdam III/Siliwangi.

2. Laksda TNI Hersan

Laksda TNI Hersan semula dijadwalkan menggantikan posisi Kunto sebagai Pangkogabwilhan I dari jabatan sebelumnya Pangkoarmada III, yang telah diemban sejak 9 November 2023. Lulusan Akademi Angkatan Laut 1994 ini pernah menjabat sebagai Ajudan Presiden Joko Widodo, Koorsmin KSAL, Asrena Kaskogabwilhan II, Danguspurla Koarmada II, Staf Khusus KSAL, dan Sekretaris Militer Presiden.

3. Laksda TNI H Krisno Utomo

Laksda TNI H Krisno Utomo yang semula menjabat sebagai Pangkolinlamil direncanakan menjadi Pangkoarmada III. Dengan pembatalan ini, Krisno tetap menjabat sebagai Pangkolinlamil. Krisno merupakan lulusan AAL angkatan ke-40 tahun 1994 dan sebelumnya menjabat sebagai Waasrena KSAL pada tahun 2023.

4. Laksda TNI Rudhi Aviantara

Laksda TNI Rudhi Aviantara semula menjabat Kas Kogabwilhan II dan direncanakan menjadi Pangkolinlamil. Jabatan Kas Kogabwilhan II telah diembannya sejak 17 Juli 2023. Lulusan AAL 1993 ini pernah menjabat Wakil Gubernur AAL, Waaspotmar KSAL, dan Kepala Staf Koarmada III.

5. Laksma TNI Phundi Rusbandi

Laksma TNI Phundi Rusbandi yang semula Waaskomlek KSAL direncanakan menjadi Kas Kogabwilhan II. Dengan pembatalan ini, ia tetap menjabat sebagai Waaskomlek KSAL. Dalam kariernya, Laksma TNI Phundi Rusbandi juga pernah menjabat sebagai Kepala Bakamla Zona Maritim Tengah.

6. Laksma TNI Benny Febri

Laksma TNI Benny Febri yang semula Kadiskomlekal akan menjadi Waaskomlek KSAL. Posisi Kadiskomlekal telah diembannya sejak tahun 2024. Benny pernah menjabat sebagai Kasubdis Binpuan Dispotmar (2015), Kapusoyu Seskoal (2017–2019), Paban II/Puanpotmar Spotmar (2019–2022), dan Kadispotmar Koarmada RI (2022).

7. Laksma TNI Maulana

Laksma TNI Maulana yang semula Staf Khusus KSAL direncanakan mengisi posisi Kadiskomlekal yang akan ditinggalkan Laksma TNI Benny Febri. Dalam riwayat jabatannya, ia pernah menjabat sebagai Pati Sahli KSAL Bidang Iptek.