Perubahan Format Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 oleh AFC, Apakah Ini Strategi untuk Menghambat Timnas Indonesia?
Perubahan Format Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 oleh AFC, Apakah Ini Strategi untuk Menghambat Timnas Indonesia?
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) baru-baru ini mengumumkan perubahan format untuk babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia secara mendadak. Keputusan yang tidak didiskusikan secara luas ini menimbulkan berbagai spekulasi dan kecurigaan. Apakah ini merupakan strategi dari Timur Tengah untuk menghambat langkah Garuda menuju panggung dunia?
Format yang sebelumnya disepakati dan diketahui publik mencakup 12 tim terbaik dari babak ketiga yang akan dibagi menjadi dua grup, masing-masing berisi enam tim. Dua tim teratas dari setiap grup akan langsung melaju ke Piala Dunia 2026, sedangkan tim peringkat ketiga dan keempat akan memasuki babak kelima untuk memperebutkan tiket play-off antar-konfederasi.
Menurut dokumen resmi AFC, babak keempat akan dihadiri oleh enam tim yang menempati posisi ketiga dan keempat dari masing-masing grup di ronde ketiga. Keenam tim tersebut akan dibagi ke dalam dua grup yang masing-masing berisi tiga tim.
Format pertandingan dilakukan dalam sistem round-robin (setiap tim bertanding dua kali) dan dilaksanakan di lokasi netral. Hanya juara grup yang akan langsung mendapatkan tiket ke Piala Dunia 2026, sedangkan runner-up akan bertanding dalam format home & away untuk memperebutkan tiket play-off antar-konfederasi.
Namun, AFC secara mengejutkan mengumumkan format baru tersebut. Jika berhasil masuk ke babak keempat, Indonesia berpotensi melawan tim-tim kuat dari Timur Tengah yang saat ini berada di peringkat 3-4 klasemen grup lainnya, seperti:
- Grup A: UEA (13 poin), Qatar (10 poin)
- Grup B: Irak (12 poin), Oman (10 poin), Arab Saudi (10 poin)
