AS Hanya Memiliki 25% Cadangan Rudal Patriot untuk Operasi Global
AS Hanya Memiliki 25% Cadangan Rudal Patriot untuk Operasi Global
WASHINGTON – Amerika Serikat hanya memiliki sekitar 25% dari jumlah rudal Patriot yang menurut perencana di Pentagon diperlukan untuk mendukung semua operasi militer AS secara global. Informasi ini diungkapkan dalam laporan BERITA88.
Menurut laporan tersebut, Wakil Menteri Pertahanan, Stephen Feinberg, merasa sangat khawatir dengan menipisnya persediaan rudal, sehingga ia memutuskan untuk menangguhkan sementara pengiriman, sementara Pentagon meninjau kembali distribusi ke sekutu AS.
Middle East Eye sebelumnya melaporkan bahwa selama konflik antara Israel dan Iran baru-baru ini, ada kekhawatiran dari pihak AS mengenai kecepatan penggunaan rudal pencegat untuk melindungi Israel dari serangan rudal balistik.
Salah satu pejabat Amerika mengungkapkan kepada MEE bahwa terdapat kekhawatiran bahwa serangan langsung AS terhadap Iran dapat memicu pembalasan yang lebih besar dari pihak Republik Islam, yang akan menghabiskan cadangan AS ke tingkat yang sangat memprihatinkan.
Konflik antara Israel dan Iran mencapai puncaknya ketika AS melakukan serangan terbatas terhadap fasilitas nuklir Iran di Natanz, Fordow, dan Isfahan. Sebagai tanggapan, Iran menyampaikan melalui Qatar bahwa mereka akan meluncurkan 14 rudal balistik ke arah pangkalan udara al-Udeid, yang terletak di barat daya Doha.
Menurut analis pertahanan yang menggunakan sumber terbuka, diperkirakan AS akan menggunakan dua hingga empat rudal pencegat untuk setiap rudal yang diluncurkan oleh lawan.
