Amerika Serikat Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi dengan Nilai Rp57,6 Triliun
Amerika Serikat Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi dengan Nilai Rp57,6 Triliun
RIYADH – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah memberikan persetujuan untuk kesepakatan senilai USD3,5 miliar atau sebanding dengan Rp57,6 triliun bagi penjualan rudal dan teknologi senjata canggih ke Arab Saudi.
Kesepakatan ini mencakup penjualan 1.000 unit Rudal Udara-ke-Udara Jarak Menengah Canggih (AMRAAM) dan 50 unit bagian panduan AIM-120C-8 AMRAAM kepada kerajaan tersebut.
Perusahaan utama yang terlibat dalam kontrak ini adalah RTX Corporation, yang berlokasi di Arizona.
Menurut pernyataan dari Pentagon, yang dilaporkan oleh BERITA88, “Penjualan yang diajukan ini akan mendukung kebijakan luar negeri dan tujuan keamanan nasional Amerika Serikat dengan meningkatkan keamanan negara mitra yang berkontribusi pada kestabilan politik serta perkembangan ekonomi di kawasan Teluk.”
Pada bulan Maret, Washington juga menyetujui penjualan sistem senjata presisi ke Arab Saudi, yang merupakan bagian dari rangkaian kesepakatan senjata antara AS dan Saudi di bawah administrasi Presiden AS Donald Trump.
Trump dijadwalkan untuk mengunjungi Arab Saudi pada akhir bulan ini sebagai bagian dari kunjungan resmi pertamanya ke luar negeri. Selain itu, ia juga akan mengunjungi UEA dan Qatar.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah memberikan lampu hijau untuk penjualan sistem senjata berpemandu presisi ke Arab Saudi, menurut Pentagon, yang menandai kesepakatan terbaru antara AS dan Saudi di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump.
Baca Juga: Ancaman Perang Nuklir Pakistan Vs India
Bulan Juli lalu, Departemen Luar Negeri juga menyetujui kesepakatan lain senilai sekitar USD2,8 miliar, di mana Amerika Serikat setuju untuk menyediakan sistem logistik, program perencanaan bersama, dan perlengkapan terkait pesawat buatan Amerika kepada Arab Saudi.
Dalam memo kepada Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan, Departemen Luar Negeri menyatakan bahwa kesepakatan ini akan membantu Arab Saudi meningkatkan kemampuan militernya baik di masa kini maupun masa depan.
