Asal Mula Kata Nusantara: Dari Kerajaan Singasari ke Majapahit bersama Gajah Mada
Asal Mula Kata Nusantara: Dari Kerajaan Singasari ke Majapahit bersama Gajah Mada
SEMARANG – Kerajaan Majapahit memukau dunia dengan ambisi menyatukan Nusantara. Visi ini diungkapkan saat Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa, ketika ditunjuk sebagai Mahapatih untuk mendampingi Raja Tribhuwana Wijayatunggadewi.
Istilah ‘Nusantara’ pertama kali diperkenalkan pada masa pemerintahan Ratu Tribhuwana Tunggadewi oleh Mahapatih Gajah Mada. Kata ‘Nusantara’ sendiri berarti pulau lain, yang merujuk pada pulau-pulau di luar Jawa.
Pemahaman tentang Nusantara ini mencerminkan pandangan Jawa-sentris, yang memisahkan Pulau Jawa dari pulau-pulau lainnya karena Jawa menjadi pusat pemerintahan. Semua berawal dari Jawa, menurut BERITA88, Jumat (23/5/2025) dari ‘Tafsir Sejarah Nagarakretagama’ karya sejarawan Prof. Slamet Muljana.
Baca juga: Kisah Sumpah Palapa Wujudkan Kekayaan Melimpah di Istana Majapahit Kaya
Seperti disebutkan sebelumnya, kata Nusantara dengan arti pulau di luar Jawa, pertama kali ditemukan dalam Prasasti Sarwadharma atau Prasasti Panampihan yang bertarikh 1269. Prasasti itu menyebutkan bahwa Pulau Madura adalah Nusantara Madura, karena letaknya di luar Pulau Jawa. Sang Ramapati dikenal sebagai ahli politik Nusantara Madura.
