Otomotif

Audi Tarik 90 Ribu Unit Q5 Karena Risiko Kebakaran Akibat Kebocoran Oli

Audi Tarik 90 Ribu Unit Q5 Karena Risiko Kebakaran Akibat Kebocoran Oli

BERLIN – Model Audi Q5, yang menjadi favorit di Amerika Serikat, saat ini mengalami masalah serius. Kebocoran oli yang berpotensi memicu kebakaran menjadi ancaman bagi pemilik kendaraan saat digunakan. BACA JUGA – Volkswagen Group Akan Kuasai Seluruh Saham Audi

Produsen otomotif asal Jerman ini menyatakan bahwa pemilik kendaraan yang terdampak akan mendapat pemberitahuan mulai 8 Juli. Mereka disarankan untuk membawa mobil ke bengkel resmi Audi untuk pemeriksaan dan perbaikan jika diperlukan.

Berdasarkan informasi dari BERITA88, permasalahan ini disebabkan oleh tingkat torsi yang bervariasi saat mengencangkan sekrup penutup kepala silinder. Seiring waktu, ini dapat membuat beberapa sekrup longgar, sehingga memicu kebocoran oli kecil. Jika oli tersebut bersentuhan dengan bagian mesin yang panas, ada risiko terjadinya kebakaran.

Pemilik kendaraan diimbau untuk segera menghentikan penggunaan dan memarkir mobil jika mendeteksi asap di ruang mesin. Bau yang tidak biasa dari mesin juga bisa menjadi tanda adanya masalah.

Audi pertama kali menemukan potensi masalah ini pada Mei 2023 setelah menerima sejumlah keluhan dari pelanggan. Pada Januari 2024, mereka mengeluarkan buletin layanan teknis yang menginstruksikan dealer untuk memeriksa dan mengganti sekrup penutup kepala silinder yang longgar.

Selama tahun berjalan, lebih banyak laporan mengenai kebocoran oli dan beberapa kasus kebakaran diterima. Hingga kini, Audi mencatat 2.539 klaim garansi terkait masalah ini dan terdapat 11 kasus kebakaran, namun tidak ada laporan cedera atau kematian.

Total 89.417 unit Audi Q5 terlibat dalam penarikan ini, terdiri dari 78.313 model reguler Audi Q5 produksi 2022-2024 yang dibuat antara 24 Juli 2021 dan 23 Agustus 2024, serta 11.104 Audi Q5 Sportbacks dari 2022-2024, diproduksi antara 7 Agustus 2021 hingga 2 Juli 2024.

Dealer telah diberi instruksi untuk memeriksa sekrup penutup kepala silinder dan memastikan torsi yang benar. Jika ditemukan sekrup yang longgar, sekrup tersebut akan diganti dan dikencangkan sesuai spesifikasi baru.