Apakah Mandi Junub Tanpa Membasahi Rambut Diperbolehkan?
Apakah Mandi Junub Tanpa Membasahi Rambut Diperbolehkan?
Pertanyaan mengenai bolehkah mandi junub tanpa membasahi rambut adalah hal penting yang harus dipahami agar tidak salah dalam menjalankan syariat mandi wajib.
Dalam aturan syariat Islam, ketika mandi junub, umat muslim harus membasuh seluruh tubuh, termasuk rambut. Namun, ada perbedaan dalam aturan ini antara pria dan wanita. Mandi junub adalah proses membersihkan diri dari hadats besar, yang rukun utamanya adalah niat dan membasuh seluruh tubuh.
Dijelaskan dalam kitab ‘Fiqih Sunnah’ karya Sayyid Sabiq, terjemahan Kamaluddin, jika seorang muslim melewatkan salah satu rukun mandi junub, maka mandinya dianggap tidak sah.
Untuk kaum muslimah, yang sering memiliki rambut panjang, muncul pertanyaan apakah seluruh rambut harus dibasuh saat mandi junub.
Sesuai dengan rukun mandi junub, membasahi seluruh tubuh adalah wajib, termasuk rambut, baik bagi wanita maupun pria. Namun, terdapat aturan khusus dalam syariat bagi wanita berambut panjang agar tidak menyulitkan saat membasuh rambut.
Menurut Tafsir Al-Asas oleh Darwis Abu Ubaidah, istri-istri Nabi Muhammad SAW memulai mandi junub dengan menyiram bagian kanan kepala, kemudian bagian kiri dan seluruh tubuhnya.
Bagi muslimah berambut panjang yang mengenakan konde atau sanggul, diperbolehkan menyiram air sebanyak tiga kali ke atas kepala tanpa perlu membuka konde atau sanggul tersebut. Hal ini berdasarkan hadits dari Ummu Salamah RA, istri Rasulullah SAW, yang bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, “Ya Rasulullah, aku adalah perempuan berambut tebal (panjang), apakah aku harus membuka konde untuk mandi janabah?” Rasulullah menjawab, “Tidak. Cukuplah menyiram air ke atas kepalamu tiga kali. Kemudian guyurlah tubuhmu, maka engkau telah suci.” (HR Muslim)
Dikutip pula dari ‘Husnul Uswah Bima Tsabata Minallahi wa Rasulihi fin Niswah’ oleh As-Sayyid Muhammad Shiddiq Khan, Tsauban RA berkata, …
