Berita

Dolar AS Terjun ke Titik Terendah Sejak 2022 di Tengah Prospek Ekonomi yang Suram

Dolar AS Terjun ke Titik Terendah Sejak 2022 di Tengah Prospek Ekonomi yang Suram

JAKARTA – Dolar AS (Amerika Serikat) mengalami penurunan drastis ke titik terendah dalam tiga tahun terakhir, dipengaruhi oleh kekhawatiran mengenai kebijakan tarif dari Donald Trump serta prospek ekonomi AS yang tidak menentu. Indeks Spot Dolar Bloomberg mencatat penurunan sebesar 0,8% pada pekan lalu, menjadikannya level terendah sejak April 2022.

Euro melonjak ke posisi terkuat sejak 2021, sementara poundsterling Inggris mencapai puncaknya dalam tiga tahun terakhir. Seluruh mata uang utama memperlihatkan penguatan terhadap dolar AS.

Penurunan ini diperkuat oleh data terbaru yang menunjukkan inflasi harga produsen AS tetap rendah pada bulan Mei. Hal ini disebabkan oleh stabilnya biaya barang dan jasa, yang bersama-sama dengan data lainnya membuat para pelaku pasar yakin bahwa Federal Reserve akan segera memangkas suku bunga.

Federal Reserve, atau bank sentral AS, dijadwalkan menggelar pertemuan untuk membahas kebijakan selanjutnya pada 18 Juni mendatang. Sebelumnya, di tengah pekan lalu, dolar tertekan setelah Presiden Donald Trump mengumumkan akan segera memberi tahu mitra dagangnya tentang tarif unilateral.