Pertarungan Ulang Manny Pacquiao vs Mayweather Setelah Imbang Lawan Mario Barrios
Pertarungan Ulang Manny Pacquiao vs Mayweather Setelah Imbang Lawan Mario Barrios
Manny Pacquiao menyatakan bahwa ia masih siap untuk bertarung dengan Floyd Mayweather Jr. dalam pertandingan berikutnya, meskipun harus menerima hasil imbang selama 12 ronde melawan juara kelas welter WBC, Mario Barrios, pada Sabtu malam lalu. Mayweather akan menginjak usia 49 tahun pada bulan Februari mendatang.
Manny Pacquiao (62-8-3, 39 KO) belum berhasil menciptakan momentum yang diperlukan untuk menarik Mayweather keluar dari masa pensiunnya yang sudah berlangsung selama delapan tahun. Andai Manny memenangkan pertandingan itu, kemungkinan besar Mayweather akan kembali ke ring untuk mencoba merebut sabuk WBC di kelas 66,6 kg.
Baca Juga: 10 Hal yang Kita Pelajari dari Oleksandr Usyk vs Daniel Dubois 2
Para penggemar di media sosial menolak gagasan pertandingan ulang antara Pacquiao dan Mayweather. Waktu terbaik bagi keduanya untuk bertarung lagi adalah antara tahun 2015 hingga 2017. Sekarang, pertandingan tersebut hanya akan menjadi ajang mencari uang antara dua petarung veteran yang kembali untuk mendapatkan pendapatan besar yang biasanya diterima oleh petarung muda populer. Baik Floyd maupun Pacquiao sebenarnya tidak membutuhkan uang dari pertarungan ini. Keduanya sudah memiliki kekayaan yang sangat besar dan tidak memerlukan pertandingan kedua.
“Jika dia bersedia keluar dan menandatangani kontrak, kita akan bertarung. Mari kita bertarung lagi, jika dia bersedia. Saya tidak keberatan,” ujar Manny Pacquiao dalam konferensi pers pasca-pertarungan hari Sabtu lalu, mengirimkan pesan kepada Floyd Mayweather Jr. bahwa ia siap menghadapi Mayweather jika dia mau keluar dari masa pensiun.
Akan menjadi sesuatu yang lucu jika Mayweather benar-benar keluar dari masa pensiun untuk menghadapi Pacquiao. Yang mungkin menjadi penghalang bagi Floyd adalah keengganannya mempertaruhkan rekor tak terkalahkannya. Dia pensiun dengan catatan 50-0 dan tidak ingin merusaknya. Menjelang akhir kariernya, Mayweather cenderung memilih lawan demi menjaga catatan kemenangannya tetap bersih.
Dia bisa saja menghadapi petinju muda seperti Errol Spence dan Keith Thurman. Namun, alih-alih melakukannya, Floyd justru memperpanjang rekornya hingga ia berhasil melampaui catatan 49-0 milik Rocky Marciano. Sementara itu, Pacquiao kemungkinan besar akan terus bertarung selama dia bisa menghindari kekalahan.
