Ekspor Produk Makanan dan Minuman Indonesia ke AS Makin Kompetitif Berkat Penurunan Tarif
Ekspor Produk Makanan dan Minuman Indonesia ke AS Makin Kompetitif Berkat Penurunan Tarif
JAKARTA – Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI) memberikan sambutan positif terhadap keberhasilan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam mencapai kesepakatan dagang dengan Pemerintah Amerika Serikat. Kesepakatan ini berhasil menurunkan tarif impor produk Indonesia dari rencana awal 32% menjadi 19%.
Keputusan tersebut dianggap sebagai hasil dari diplomasi ekonomi yang strategis dan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah untuk meningkatkan daya saing industri nasional di pasar internasional. Sektor makanan dan minuman, yang merupakan salah satu pilar utama ekspor non-migas Indonesia, diprediksi akan memperoleh keuntungan signifikan dari kebijakan ini.
Berdasarkan data tahun 2022, sektor makanan dan minuman menyumbang sekitar 8% dari total ekspor Indonesia ke Amerika Serikat, dengan dominasi komoditas dari sektor pertanian dan perkebunan.
“Kami mengapresiasi pencapaian ini. Langkah ini tidak hanya menjaga kelangsungan ekspor produk Indonesia ke Amerika Serikat, tetapi juga mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%,” kata Ketua Umum GAPMMI, Adhi S. Lukman dalam pernyataannya pada Sabtu (19/7).
