Kenaikan Gaji PNS Jepang: Terbesar dalam 34 Tahun Terakhir
Kenaikan Gaji PNS Jepang: Terbesar dalam 34 Tahun Terakhir
JAKARTA – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Jepang akan menikmati kenaikan gaji terbesar dalam tiga dekade lebih. Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung siklus pertumbuhan upah dan harga yang ingin dicapai oleh Bank of Japan (BOJ) sebagai syarat untuk kebijakan moneter yang lebih ketat.
Badan Kepegawaian Nasional Jepang telah mengusulkan peningkatan gaji pokok bulanan rata-rata sebesar 3,62% untuk tahun fiskal saat ini. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak 1991. Jika dihitung bersama dengan kenaikan otomatis yang sudah ada, total peningkatan gaji PNS tahun ini akan mencapai 5,1%.
Seorang pejabat pemerintah mengungkapkan bahwa perubahan ini akan berdampak pada sekitar 280.000 PNS. Kebijakan ini disambut positif oleh para pembuat kebijakan di BOJ, yang memang mencari pertumbuhan gaji yang berkelanjutan untuk mendukung stabilitas inflasi.
Gubernur BOJ Kazuo Ueda baru-baru ini menekankan pentingnya memastikan adanya ‘mekanisme positif’ yang menghubungkan gaji dan harga. Hal ini menjadi indikator utama bagi BOJ dalam menentukan waktu yang tepat untuk menaikkan suku bunga berikutnya.
Kenaikan gaji di sektor publik ini mencerminkan tren serupa di sektor swasta. Dalam negosiasi upah tahun ini, pekerja sektor swasta berhasil mendapatkan kenaikan gaji sebesar 5,25%, termasuk peningkatan 3,7% pada gaji pokok.
Untuk usulan kenaikan gaji PNS ini, otoritas kepegawaian mempertimbangkan data gaji dari perusahaan besar yang memiliki 1.000 karyawan atau lebih. Metode ini menandai perubahan dari sebelumnya, di mana gaji sektor publik diukur berdasarkan gaji sektor swasta yang lebih kecil, yang mengakibatkan penyesuaian upah yang lebih kecil.
