Otomotif

Manfaatkan Diskon Besar! Seres 3 Produksi Lokal Siap Geber Pasar EV dengan TKDN 40%!

Manfaatkan Diskon Besar! Seres 3 Produksi Lokal Siap Geber Pasar EV dengan TKDN 40%!

JAKARTA – Seres 3, mobil listrik terbaru dari keluarga Seres, siap bersaing di pasar kendaraan ramah lingkungan Indonesia. Di bawah naungan PT Sokonindo Automobile, Seres 3 bertujuan untuk diproduksi lokal di pusat industri modern Cikande, Serang, Banten.

Langkah ini diambil untuk memenuhi target penting: mencapai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen, yang merupakan syarat untuk mendapatkan insentif dari pemerintah untuk kendaraan listrik.

CEO PT Sokonindo Automobile, Alexander Barus, menegaskan bahwa mobil listrik tersebut akan segera meluncur di pasar Indonesia dan diproduksi secara lokal. “Estimasi TKDN kita bisa mencapai 40-45 persen. Produksi di Cikande,” ujar Alexander Barus dengan percaya diri di acara PEVS 2025, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Sebagaimana diketahui, untuk bisa menikmati insentif kendaraan listrik, model tersebut harus diproduksi di dalam negeri dengan TKDN minimal 40 persen. Namun, tantangan ke depan adalah meningkatkan TKDN ini hingga mencapai 80 persen pada tahun 2030, sebuah visi jangka panjang yang membutuhkan komitmen dan investasi yang berkesinambungan.

PT Sokonindo Automobile, yang juga menaungi merek DFSK dan Seres, menegaskan komitmen mereka dalam mendukung mobilitas ramah lingkungan di Indonesia. Investasi yang mereka lakukan dipandang sebagai langkah jangka panjang, bukan sekadar tren sesaat.

“Kami berinvestasi untuk pabrik dalam jangka panjang. Semua produk kami akan diproduksi di sana,” tegas Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin, menandakan kesungguhan perusahaan dalam memajukan industri kendaraan listrik lokal.

Untuk informasi awal, Seres 3 ditawarkan dengan harga antara Rp370 juta hingga Rp398 juta. Konsumen yang tertarik dapat melakukan pemesanan dengan membayar Rp1 juta, sebuah penawaran menarik untuk mendapatkan mobil listrik yang berpotensi mendapatkan insentif harga.

Dari segi performa, Seres 3 dilengkapi dengan baterai berkapasitas 54 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 412 km. Pengisian daya juga efisien, hanya membutuhkan waktu 40 menit untuk mengisi baterai dari 20 hingga 80 persen. Kombinasi ini menawarkan jarak tempuh yang memadai dan waktu pengisian yang relatif cepat untuk kebutuhan sehari-hari.

Data dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menunjukkan bahwa pemerintah menargetkan peningkatan TKDN untuk kendaraan listrik secara bertahap hingga mencapai 80% pada tahun 2030. Kebijakan ini dimaksudkan untuk mengurangi ketergantungan pada impor komponen dan memperkuat industri otomotif nasional di era elektrifikasi.

Selain itu, insentif fiskal seperti pembebasan atau pengurangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) menjadi daya tarik utama bagi produsen dan konsumen mobil listrik.