Konflik Memuncak di Kashmir! Tentara India dan Pakistan Terlibat Baku Tembak di Perbatasan
KASHMIR
Pasukan India dan Pakistan terlibat dalam aksi saling tembak di sepanjang Garis Kontrol (LOC) yang memisahkan kedua negara, di saat PBB menyerukan agar kedua belah pihak menahan diri semaksimal mungkin.
Insiden ini terjadi di tengah peringatan akan kemungkinan eskalasi militer yang lebih luas setelah serangan mematikan terbaru di kota Pahalgam, Kashmir.
Kashmir telah terbagi antara India dan Pakistan sejak kemerdekaan kedua negara pada tahun 1947, dengan masing-masing mengklaim wilayah tersebut sepenuhnya namun mengendalikan bagian-bagiannya secara terpisah.
Keadaan ini telah menyebabkan ketegangan berkepanjangan yang sering kali berubah menjadi kekerasan sepanjang tahun-tahun ini.
Menurut sumber militer India, pihak Pakistan memulai tembakan, seperti yang dilaporkan kepada BERITA88 pada hari Jumat (25/4/2025).
Seorang pejabat dari pihak Kashmir yang dikelola Pakistan juga mengonfirmasi kepada kantor berita AFP pada hari Jumat bahwa terjadi aksi saling tembak, namun tidak menyebutkan siapa yang memulai baku tembak tersebut.
“Tidak ada penembakan yang ditujukan kepada penduduk sipil,” ujar Syed Ashfaq Gilani, seorang pejabat Pakistan, kepada AFP.
Lokasi pasti baku tembak di sepanjang LOC belum jelas, namun Umar Mehraj dari BERITA88, melaporkan dari Kashmir yang dikelola India, bahwa dua orang terluka dalam insiden terpisah di Bandipora.
Pada hari Selasa, tersangka pemberontak menewaskan 26 orang di sebuah resor di Pahalgam, dalam serangan paling mematikan di Kashmir yang dikelola India selama 25 tahun terakhir.
Sebuah pernyataan yang dikeluarkan atas nama Front Perlawanan (TRF), yang diyakini merupakan cabang dari kelompok bersenjata Lashkar-e-Taiba yang berbasis di Pakistan, mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
