Pendidikan

Kemendiktisaintek Bersama BEM Hadirkan Program Mahasiswa Berdampak

Kemendiktisaintek Bersama BEM Hadirkan Program Mahasiswa Berdampak

JAKARTA – Kemendiktisaintek mengumumkan peluncuran tiga program strategis. Salah satu di antaranya adalah Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat oleh BEM.

Program ini menitikberatkan pada kolaborasi dan pemberdayaan, memanfaatkan potensi kepemimpinan serta empati sosial mahasiswa untuk menjadi agen perubahan di masyarakat.

Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat oleh BEM merupakan inisiatif dari Kemendiktisaintek yang menegaskan peran mahasiswa sebagai pelopor utama dalam pembangunan sosial.

Dengan dukungan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), program ini menyediakan platform strategis bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam menyelesaikan masalah nyata di masyarakat.

Program ini bukan hanya memotivasi aksi sosial, tetapi juga membangun budaya reflektif, berpikir kritis, dan berkolaborasi dalam kegiatan pengabdian. Mahasiswa akan menyusun rencana program secara ilmiah, memanfaatkan riset sebagai dasar intervensi, dan mengaplikasikan pendekatan partisipatif bersama masyarakat.

Mahasiswa Berdampak adalah salah satu dari tiga program strategis yang diperkenalkan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemendiktisaintek.

Ketiga program tersebut mencakup Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat oleh BEM, Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi PUI-PT, serta Call for Proposal Program Kosabangsa Tahun 2025.

Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, I Ketut Adnyana, mengatakan, “Mahasiswa Berdampak merupakan pengejawantahan tanggung jawab intelektual mahasiswa untuk menjadi agen perubahan di masyarakat. Ini bukan sekadar kegiatan, tetapi bagian dari pembentukan karakter pemimpin masa depan yang berempati, beraksi, dan memberikan dampak positif.”