Berita

Semakin Banyak Warga Iran Menginginkan Negara Memiliki Senjata Nuklir, Ini 4 Alasannya

Semakin Banyak Warga Iran Menginginkan Negara Memiliki Senjata Nuklir, Ini 4 Alasannya

TEHERAN – Serangan yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran telah mendorong banyak warga negara tersebut agar pemerintah mereka segera mengembangkan senjata nuklir. Mereka berpendapat bahwa senjata nuklir menjadi satu-satunya kekuatan yang dapat menyeimbangkan Israel yang sudah memiliki senjata pemusnah massal.

1. IAEA Dinilai Sebagai Perpanjangan Tangan Israel

Analis urusan Iran, Mostafa Khoshcheshm, menyatakan bahwa keinginan warga Iran agar pemerintah membangun senjata nuklir semakin meningkat setelah serangan dari Israel dan AS pada awal bulan ini.

Kemarahan warga Iran terhadap Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) PBB meningkat setelah badan tersebut menyatakan Iran tidak mematuhi kewajibannya berdasarkan perjanjian nuklir, diikuti oleh serangan Israel sehari kemudian.

“Saya mendengar semakin banyak suara di Teheran dari kalangan masyarakat yang menuntut bom nuklir dari Republik Islam,” ungkap Khoshcheshm kepada Al Jazeera.

2. Melindungi Keamanan Nasional

Khoshcheshm mencatat bahwa Ayatollah Ali Khamenei telah menyatakan negara tersebut tidak akan mengejar senjata atom. Khamenei, yang berkuasa penuh dalam hal ini, melarang pengembangan senjata nuklir melalui sebuah fatwa, atau perintah agama, pada awal 2000-an, dengan menyebutnya “haram” atau terlarang dalam Islam.

“Namun, semakin banyak orang yang mendesak Republik Islam untuk membuat bom guna melindungi keamanan mereka,” tambah Khoshcheshm.

3. Keraguan terhadap Komitmen Gencatan Senjata Israel

Abdolrahim Mousavi, kepala staf angkatan bersenjata Iran, menyatakan bahwa Iran memiliki “keraguan” serius mengenai komitmen Israel terhadap gencatan senjata yang sedang berlangsung. Dia berpendapat bahwa Israel telah menunjukkan ketidakpatuhan terhadap norma-norma internasional.