Berita

Penghancuran Masjid Bersejarah Mahmoud Pasha Al-Falaky di Kairo Memicu Protes

KAIRO – Masjid Mahmoud Pasha Al-Falaky yang Bersejarah Dihancurkan, Memicu Kritik

Pemerintah Mesir telah merobohkan Masjid Mahmoud Pasha Al-Falaky, sebuah situs penting secara budaya yang berada di sekitar area pemakaman Imam al-Shafei di Kairo Lama.

Penghancuran bangunan bersejarah ini, yang dikenal dengan warisan arsitektur dan spiritualnya, telah menimbulkan duka dan kritik dari para ahli warisan budaya serta masyarakat lokal.

Para peneliti yang mendokumentasikan situs pemakaman yang terancam di Kairo melaporkan bahwa pembongkaran dilakukan lewat tengah malam tanpa pemberitahuan sebelumnya sehingga tidak ada kesempatan untuk intervensi.

“Buldozer melakukan pembongkaran. Tidak ada perancah di sekitar kubah, jadi bagaimana mungkin kubah itu dibongkar dan dipindahkan secara ilmiah?” ungkap seorang peneliti warisan budaya kepada BERITA88 tanpa menyebutkan namanya.

Lokasi ini, yang merupakan bagian dari kompleks pemakaman abad ke-19 yang lebih luas dan mencakup makam ahli geografi ternama Mahmoud Pasha Al-Falaky, menjadi korban terbaru dalam rangkaian pembongkaran yang menyasar pemakaman bersejarah di Kairo.

Pemerintah Mesir sedang giat melaksanakan proyek pembangunan kota berskala besar di ibu kota, yang sering kali mengorbankan situs warisan budaya yang sangat berharga.

Pemakaman Imam al-Shafei, yang juga dikenal sebagai “pemakaman para pasha”, telah berulang kali menghadapi pembongkaran meskipun memiliki nilai sejarah dan menjadi tempat peristirahatan bagi banyak tokoh elit dan intelektual.

Para peneliti yang bekerja di area tersebut menyatakan bahwa tidak lama setelah Idulfitri, pejabat pemerintah memberi tahu penduduk bahwa makam, rumah, dan bisnis di sekitarnya akan dipindahkan.

“Mereka menandai banyak makam, rumah, bengkel, dan kafe untuk dibongkar dan memberi tahu kami, ‘Kalian akan direlokasi dan diberi kompensasi’,” ujar seorang penjaga kuburan.